Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama pada Minggu pagi, 17 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan karena pelaksanaan Telkomsel Digiland Run 2026 yang bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day.
Acara lari tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 04.00 WIB sampai 09.00 WIB, seperti dikutip dari Otomotif. Rute kegiatan akan melewati sejumlah jalan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Semanggi, hingga Jalan Asia Afrika.
Sebelumnya, Jalan Jenderal Sudirman juga menjadi salah satu ruas jalan yang ditutup sementara sewaktu kunjungan PM Australia di Jakarta pada 5-7 Februari 2026. Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah memetakan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan total selama acara berlangsung.
Kepadatan kendaraan diprediksi terjadi sejak dini hari di beberapa akses menuju kawasan Gelora Bung Karno, koridor Sudirman, hingga Bundaran Senayan. Volume aktivitas warga di area Sudirman-Thamrin diperkirakan melonjak dibanding hari Minggu biasa karena pelaksanaan dua kegiatan bersamaan.
Sebagai informasi, ajang Digiland Run 2025 sebelumnya membawa tema Elevating Your Future dan sukses menjaring lebih dari 20.000 pengunjung. Untuk kelancaran perjalanan, para pengguna jalan dihimbau menjauhi titik-titik jalan yang bersinggungan langsung dengan rute half marathon tersebut.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan meminta masyarakat untuk mengantisipasi rute perjalanan dan mematuhi instruksi personel di lapangan.
"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," kata Ujang Hermawan dalam keterangan tertulis (14/5/2026).
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan beberapa jalur alternatif untuk memfasilitasi pengendara dari berbagai titik asal. Pengendara yang melaju dari arah Pancoran menuju Blok M bisa menggunakan Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, hingga Jalan Panglima Polim.
Bagi pengendara dari Pancoran yang ingin menuju Slipi, arus kendaraan diarahkan melewati Jalan Rasuna Said, Jalan Dr Satrio, Jalan Mas Mansyur, Jalan Penjemihan, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Gatot Subroto, lalu menuju Jalan S Parman. Sementara itu, warga terpantau melakukan aktivitas lari pagi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (1/1/2025).
Pengemudi kendaraan dari arah Slipi menuju Pancoran dapat mengakses rute alternatif melalui Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto jalur Transjakarta, kemudian mengarah ke Jalan MT Haryono. Untuk kendaraan dari arah Senopati atau Pattimura menuju Blok M, rute dialihkan lewat Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Panglima Polim.
Selanjutnya, pengendara dari Blok M yang hendak menuju area Gelora Bung Karno akan diarahkan berjalan melalui Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, hingga Jalan Pintu Satu Senayan. Pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyarankan masyarakat memanfaatkan moda transportasi umum demi mengurangi penumpukan kendaraan di area pusat kota.