Tim DMO Pertamax Turbo Fin+ resmi menurunkan dua pereli nasional untuk berkompetisi dalam seri perdana dan kedua Kejurnas Rally 2026 yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kompetisi balap tanah air ini dijadwalkan bergulir pada 8 hingga 10 Mei 2026.
Dilansir dari Otomotif, tim tersebut mengandalkan Aldio Oekon yang didampingi co-driver Respati Adhi di kelas RC2 dengan kendaraan Hyundai i20 N Rally2. Sementara itu, Donny M berpasangan dengan Pramurahardjo turun di kelas M.1 menggunakan Subaru Impreza STi.
Aldio Oekon memberikan pandangan mengenai ketatnya tensi persaingan di seri pembuka musim ini. Kesiapan fisik dan teknis menjadi fokus utama mengingat lonjakan jumlah peserta pada kategori utama di lintasan gravel Kalimantan tersebut.
"Banua Rally 2026 jadi seri pembuka Kejurnas dan tensinya dipastikan lebih tinggi. Total ada 45 pereli yang sudah konfirmasi hadir. Kelas utama RC2 tahun ini paling panas karena ada 8 mobil spek Rally2 yang turun, naik drastis dari biasanya cuma 3-4 mobil. Artinya persiapan tim harus ekstra: setting mobil buat full gravel Borneo, riset pace note, dan fisik pereli + co-driver," kata Aldio Oekon.
Aldio menambahkan bahwa kelas RC2 merupakan kategori paling prestisius dalam ajang ini. Tim DMO Pertamax Turbo Fin+ menargetkan posisi sebagai pesaing utama terhadap tim-tim besar lainnya yang menggunakan kendaraan spesifikasi serupa.
"Ya kita tahu bahwa Kelas RC2 sekarang isinya ‘para sultan’ semua. DMO Pertamax Turbo Fin+ memiliki target untuk bisa menjadi penantang serius bagi Ryan Nirwan dari Toyota Gazoo Racing Indonesia dengan GR Yaris Rally2. Kemudian juga kita tidak bisa memandang sebelah mata kehadiran Andika Prafandi AHSRT yang menggunakan Hyundai i20 N Rally2 serta H. Putra Rizky dari JRT yang juga menggunakan Hyundai i20 N Rally2 Stage2," kata Aldio Oekon.
Di sisi lain, Donny M menyatakan bahwa timnya menitikberatkan fokus pada keandalan kendaraan serta pencapaian podium di masing-masing kelas. Ia menggarisbawahi pentingnya dukungan bahan bakar performa tinggi untuk operasional selama di Kalimantan.
"Dengan nama Pertamax Turbo Fin+ yang mendukung kami pada gelaran ini, support dari Pertamina krusial untuk logistik Kalimantan, riset bahan bakar performa tinggi, dan operasional tim," ucap Donny M.
Donny menilai kolaborasi dengan mitra pendukung sangat vital karena eksposur kelas RC2 sedang berada di titik tertinggi. Sinergi ini dianggap sebagai kunci utama agar tim tetap kompetitif menghadapi tantangan delapan mobil Rally2 lainnya di Kejurnas Rally 2026.