Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Luce Bertenaga Buas Hasil Kolaborasi Mantan Desainer Apple

Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Luce Bertenaga Buas Hasil Kolaborasi Mantan Desainer Apple

Produsen otomotif mewah Ferrari resmi memperkenalkan kendaraan listrik pertamanya yang diberi nama Ferrari Luce. Mobil listrik empat pintu ini hadir dengan konsep rancangan unik yang digarap bersama studio kreatif LoveFrom milik Jony Ive dan Marc Newson.

Dilansir dari Suara, kolaborasi bersama dua sosok penting di balik desain produk Apple seperti iPhone dan Apple Watch tersebut melahirkan tampilan kendaraan yang sangat futuristis. Ferrari bahkan memberikan kebebasan penuh kepada tim LoveFrom untuk merancang seluruh aspek estetika Luce.

Pendekatan desain yang diterapkan menghasilkan area bodi atas berupa komponen kaca ultra-bersih serta dilengkapi sayap aerodinamis pada bagian depan dan belakang. Kendaraan ini tampil beda tanpa keberadaan logo kuda jingkrak yang biasa disematkan, sehingga sekilas menyerupai Dodge Charger Daytona.

Meskipun memiliki karakter visual yang di luar kebiasaan, kemampuan mekanis kendaraan ini tetap mengusung identitas performa tinggi yang menjadi ciri khas pabrikan. Sistem penggerak ditopang oleh empat motor listrik yang mampu memproduksi tenaga maksimal hingga 1.035 hp.

Rangkaian motor listrik tersebut juga diklaim dapat menyalurkan torsi puncak mencapai 11.500 Nm langsung ke bagian roda. Konfigurasi ini memungkinkan kendaraan melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam durasi 2,5 detik.

Kecepatan tertinggi dari kendaraan listrik ini dilaporkan mampu menyentuh angka 310 km/jam. Untuk sektor daya, terpasang baterai berkapasitas 122 kWh dengan arsitektur kelistrikan 800V yang mendukung pengisian daya cepat 70 kWh dalam waktu 20 menit.

Fitur Interior dan Rekayasa Suara Otentik

Bagian interior memadukan sistem kontrol fisik konvensional dengan layar OLED modern. Sektor kemudi memanfaatkan material aluminium daur ulang, sementara komponen kunci dibuat menggunakan Gorilla Glass serta teknologi layar E Ink.

Kabin kendaraan juga dilengkapi tuas fisik pada area plafon untuk mengaktifkan sistem pembantu akselerasi atau Launch Mode. Fasilitas hiburan dan kenyamanan didukung oleh sistem audio 21 speaker berdaya 3.000 watt, fitur kursi pijat, serta panel kontrol bagi penumpang belakang.

Guna mempertahankan sensasi berkendara konvensional, pabrikan menghindari penggunaan tiruan suara buatan untuk deru mesin. Sistem menyematkan akselerometer pada poros roda belakang untuk menangkap getaran riil dari pergerakan komponen mekanis.

Sinyal getaran asli tersebut kemudian disaring dan diperkuat lewat mekanisme khusus yang bekerja serupa prinsip gitar listrik. Hasil akhirnya adalah suara otentik yang intensitasnya dapat disesuaikan langsung oleh pengemudi melalui sistem kendali.

Sesi pemesanan unit untuk wilayah Eropa dijadwalkan mulai dibuka pada akhir tahun ini dengan estimasi harga sekitar Rp10,6 miliyar atau setara USD 600.000. Sementara itu, distribusi untuk pasar Amerika Serikat baru akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2027.

Artikel terkait

Rekomendasi