Geely Dilaporkan Akuisisi Pabrik Ford di Valencia untuk Produksi Mobil Listrik

Geely Dilaporkan Akuisisi Pabrik Ford di Valencia untuk Produksi Mobil Listrik

Produsen otomotif asal Tiongkok, Geely, dilaporkan telah mencapai kesepakatan strategis untuk mengambil alih fasilitas perakitan milik Ford yang berlokasi di Valencia, Spanyol. Langkah ini dilakukan guna memperkuat produksi kendaraan berbasis energi baru di pasar Eropa.

Dikutip dari Suara, fasilitas tersebut rencananya akan digunakan untuk memproduksi crossover listrik terbaru, Geely EX2. Kendaraan ini dibangun di atas platform Global Intelligent New Energy Architecture yang merupakan teknologi mutakhir perusahaan.

Teknologi tersebut sebelumnya telah menjadi fondasi bagi sejumlah model modern lainnya, seperti Galaxy A7 dan E5. Geely EX2 sendiri memiliki kode internal 135 dengan dimensi panjang 4135 mm dan lebar 1805 mm.

Dari sisi performa, mobil listrik kompak ini akan dibekali opsi paket baterai mulai dari 30,1 kWh hingga 40,1 kWh. Spesifikasi tersebut diklaim mampu memberikan daya jelajah antara 310 km hingga 410 km dalam sekali pengisian daya.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi Ford untuk memanfaatkan platform serupa bagi lini produk mereka. Ford berpotensi menggunakan teknologi Geely sebagai suksesor model Puma, mengingat adanya kesamaan dimensi di antara kedua kendaraan tersebut.

Meski kabar ini telah beredar luas, pihak Ford memberikan tanggapan yang cenderung diplomatis mengenai status kemitraan dengan raksasa otomotif Tiongkok tersebut.

"Kami terus menerus berdiskusi dengan banyak perusahaan tentang berbagai topik, terkadang terwujud, terkadang tidak. Tidak ada yang final," ujar pihak Ford pada Rabu (6/5/2026).

Di sisi lain, juru bicara Geely untuk wilayah Eropa memilih untuk tidak memberikan detail lebih lanjut terkait proses akuisisi pabrik di Spanyol tersebut.

"Kami tidak berkomentar tentang sebuah spekulasi," tutur pihak Geely saat dimintai keterangan mengenai laporan tersebut.

Kendati kedua belah pihak belum memberikan konfirmasi resmi, para pengamat industri meyakini bahwa kesepakatan besar ini sudah mendekati tahap penyelesaian akhir.

Artikel terkait

Rekomendasi