Penerimaan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik menunjukkan lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Faktor penentu tren positif ini meliputi kehadiran beragam model, harga bersaing, perluasan infrastruktur pendukung, hingga efisiensi biaya kepemilikan.
Dikutip dari Medcom, dinamika pasar tersebut berdampak langsung pada lonjakan penjualan unit baru di dalam negeri. Salah satu model yang membukukan performa tinggi adalah Geely EX2 yang sukses mencatatkan angka penjualan di atas 3.500 unit semenjak rilis pada Januari 2026.
Ketertarikan konsumen terhadap tipe ini dipengaruhi oleh penawaran harga, ketersediaan fitur modern, kepraktisan desain bodi kompak, serta efisiensi operasional. Jaminan layanan purna jual dari agen pemegang merek turut memperkuat keputusan pembelian.
Secara teknis, kendaraan listrik berukuran ringkas ini mengadopsi tampilan eksterior berupa smiling front grille ekspresif dan sistem pencahayaan LED dinamis. Produsen menyediakan beberapa opsi warna bodi untuk menarik perhatian calon konsumen.
Sektor performa didukung oleh motor penggerak listrik berkekuatan 116 PS dan torsi puncak sebesar 180 Nm yang didistribusikan ke roda bagian depan. Sumber daya utama mengandalkan komponen baterai berkapasitas 51,9 kWh dengan klaim jarak tempuh maksimal menyentuh 480 kilometer.
Dimensi fisik Geely EX2 meliputi panjang kendaraan 4.135 mm, lebar 1.805 mm, serta tinggi 1.580 mm dengan jarak poros roda sepanjang 2.650 mm. Sisi fungsionalitas ditunjang oleh daya tampung bagasi belakang sebesar 375 liter hingga 1.320 liter saat jok dilipat, ditambah kompartemen frunk depan berkapasitas 70 liter.
"Fokus Geely bukan hanya menghadirkan fitur, tetapi memberikan solusi mobilitas yang lebih cerdas, nyaman, dan sesuai dengan gaya hidup urban modern," ujar Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso.
Kendaraan ramah lingkungan ini didistribusikan dalam dua tipe pilihan untuk konsumen, yakni varian EX2 Pro dan varian EX2 Max. Masing-masing tipe memiliki selisih harga dan kelengkapan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Tipe EX2 Pro dipasarkan secara resmi dengan banderol senilai Rp239.900.000. Sementara itu, tipe tertinggi yaitu EX2 Max ditawarkan kepada konsumen dengan nominal Rp269.900.000 untuk status On The Road Jakarta.
Setiap transaksi pembelian unit baru sudah mencakup fasilitas pengisian daya berupa wall charger serta portable charger tanpa biaya tambahan. Program jaminan kendaraan berlaku sepanjang 5 tahun atau jarak 150.000 km, sementara komponen penggerak inti dilindungi garansi sepanjang 8 tahun atau 150.000 km.
Rincian Biaya Servis Berkala
Pengeluaran untuk pemeliharaan teknis unit ini diklaim ramah kantong bagi para pemilik kendaraan listrik. Pada periode perawatan berkala 20.000 km atau tahun pertama, dana yang perlu disiapkan berkisar di angka Rp612.720.
Nominal biaya tersebut mengalami penyesuaian saat kendaraan menyentuh jarak tempuh 40.000 km atau memasuki tahun kedua, yakni sebesar Rp1.334.220. Memasuki tahun ketiga atau jarak 60.000 km, anggaran servis kembali turun menjadi Rp612.720.
Titik pengeluaran tertinggi berada pada fase perawatan jangka panjang 80.000 km atau tahun keempat dengan nilai Rp4.009.875. Angka pengeluaran akan kembali normal ke posisi Rp612.720 sewaktu masa pakai menyentuh 100.000 km atau tahun kelima.
Akumulasi total biaya pemeliharaan berkala hingga kurun waktu lima tahun berada di angka Rp7.182.255. Jika dikalkulasikan secara rata-rata bulanan, pemilik kendaraan hanya perlu mengalokasikan dana operasional perawatan sekitar Rp120.000.
Konsumen juga difasilitasi dengan layanan darurat Emergency Roadside Assistance selama jangka waktu 3 tahun tanpa pembatasan jarak tempuh. Berbagai keunggulan teknis serta efisiensi biaya kepemilikan memicu ulasan positif dari sejumlah pengguna harian.
"Saya akhirnya beli (EX2) di Indonesia. Desainnya menarik, kualitasnya bagus dan harganya sangat worth it. Hal yang saya sukai seperti bagasi yang praktis, layar besar, serta fitur Parking Comfort yang sangat membantu di cuaca Jakarta yang panas," kata Vedette.
Sistem pengondisian udara cerdas tersebut memungkinkan perangkat AC dan sirkulasi udara di dalam kabin tetap beroperasi secara mandiri sewaktu mobil ditinggalkan dalam kondisi pintu terkunci dari luar.
"Intinya sangat puas dengan kombinasi desain, fitur, value for money yang ditawarkan, apalagi saya sudah mengenal brand Geely," sambung Vedette.
Pengalaman serupa dirasakan oleh pengguna lain yang mengandalkan tipe ini untuk kebutuhan mobilitas harian di wilayah perkotaan.
"Tertarik sejak pertama melihat desain eksterior dan interiornya. Harganya masuk budget, dan pengalaman test drive melebihi ekspektasi. Fitur yang saya sukai seperti parking comfort, remote mobile app untuk menyalakan AC dari jarak jauh, serta kamera 540 yang membantu saat parkir. Mobil ini nyaman digunakan sehari-hari karena fitur-fiturnya sangat membantu," terang Lina.
Aspek kenyamanan serta kemudahan operasional berkendara juga menjadi alasan utama pemilihan unit bagi pengemudi yang baru aktif beraktivitas di jalan raya.
"Geely EX2 ini nyaman dan mudah dikendarai. Fitur ADAS sangat membantu, terutama karena belum lama aktif mengemudi," ungkap Yessica.