Profil konsumen sepeda motor Completely Built Up (CBU) di Indonesia mengalami pergeseran signifikan dalam satu dekade terakhir dari simbol status menjadi kebutuhan gaya hidup fungsional. Fenomena ini terpantau pada Senin (11/5/2026), di mana pembeli kini didominasi oleh generasi muda yang memiliki literasi digital tinggi terhadap spesifikasi kendaraan.
Perubahan perilaku pasar ini diidentifikasi oleh pelaku usaha motor impor yang melihat adanya perluasan jangkauan geografis konsumen hingga ke wilayah Papua. Tren tersebut bergeser dari masa awal tahun 2013, saat unit motor impor masih terbatas pada kalangan tertentu di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya saja.
Pemilik diler Safari Motor, Kamal Firhad, menjelaskan bahwa akses informasi digital melalui mesin pencari dan media sosial mempermudah calon pembeli memahami detail produk secara mandiri. Hal ini mempersingkat proses edukasi fitur yang sebelumnya harus dijelaskan secara mendalam oleh pihak diler, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
"Sekarang enggak ribet kayak dulu jelasin teknologi dan fitur. Tinggal cari di Google atau Instagram. Aksesori juga lebih gampang. Lebih pintar sekarang, lebih smart banget pokoknya," ujar Kamal, Pemilik Safari Motor.
Kemudahan akses informasi ini membuat konsumen tidak lagi bergantung sepenuhnya pada penjelasan tenaga penjual untuk memahami detail teknologi maupun ketersediaan komponen pendukung. Kamal menambahkan bahwa sebaran pasar kini merambah ke Kalimantan Timur hingga Papua, meski Bandung tetap menjadi wilayah dengan permintaan tertinggi.
"Sekarang lebih luas pasarnya. Dulu mungkin banyak yang orang tua, sekarang banyak anak muda. Dulu paling Jakarta, Surabaya, Bandung, kota-kota besar. Sekarang Kalimantan Timur sampai Papua juga kirim. Paling banyak Bandung sih," ucap Kamal, Pemilik Safari Motor.
Transformasi juga terjadi pada tujuan penggunaan unit kendaraan, di mana motor berharga tinggi kini sering digunakan untuk aktivitas harian dan perjalanan jauh. Nilai utilitas dan kenyamanan berkendara mulai menggeser aspek eksklusivitas yang dahulu menjadi alasan utama pembelian motor kategori premium.
"Sekarang orang nyari motor itu buat lifestyle dan kenyamanan. Dulu mungkin buat gengsi. Sekarang orang lebih terbuka, lebih ngerti benar-benar motornya. Fungsional juga, buat touring dan sebagainya," kata Kamal, Pemilik Safari Motor.
Karakter konsumen yang lebih teredukasi ini menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas pasar motor CBU di tanah air. Meskipun dibebani biaya pajak dan ongkos impor yang cukup tinggi, minat terhadap unit hobi ini terus tumbuh seiring berkembangnya komunitas otomotif di berbagai daerah.