GIIAS 2026 Dorong Industri Otomotif Nasional Terus Bergerak Maju

GIIAS 2026 Dorong Industri Otomotif Nasional Terus Bergerak Maju

Penyelenggaraan GIIAS 2026 siap menjadi momentum penting untuk memacu pergerakan industri otomotif di Indonesia agar semakin maju. Langkah ini beriringan dengan tren pertumbuhan positif yang saat ini sedang dinikmati oleh pasar kendaraan domestik.

Berdasarkan data terbaru dari GAIKINDO yang dikutip dari Medcom, catatan penjualan wholesales pada April 2026 melonjak hingga 55 persen secara tahunan (year-on-year) dengan total mencapai 80.776 unit.

Jika diakumulasikan sejak Januari sampai April 2026, pasar mobil di dalam negeri menunjukkan performa impresif lewat total penjualan 289.787 unit atau tumbuh sebesar 12,5%. Tidak hanya di dalam negeri, performa pengiriman kendaraan ke pasar global juga menorehkan hasil memuaskan.

Laporan GAIKINDO menunjukkan ekspor mobil utuh atau Completely Built Up (CBU) pada April 2026 menembus 159.662 unit, mencatatkan kenaikan 10,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pencapaian sektor ekspor ini diperkuat oleh pengiriman kendaraan terurai atau Completely Knocked Down (CKD). Sepanjang April 2026, ekspor CKD melesat 76,4 persen dengan volume operasional mencapai 25.791 set.

Kombinasi rapor positif ini memperlihatkan bahwa potensi besar pada sektor otomotif tanah air terus memikat atensi sekaligus tingkat kepercayaan yang tinggi dari prinsipal global maupun pasar domestik. Kondisi ini berjalan selaras berkat implementasi regulasi strategis pemerintah.Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, memandang masa depan industri otomotif nasional dengan penuh rasa optimis. Baginya, stabilitas angka penjualan dan ekspansi ekspor saat ini menjadi bukti konkret daya tahan sekaligus ruang pertumbuhan industri yang masih sangat luas.

"Pelaksanaan GIIAS 2026 diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang memberikan dorongan lebih besar bagi pasar otomotif kita. Melalui pameran berskala internasional ini, kami ingin menciptakan pertumbuhan industri dengan mengenalkan inovasi teknologi terbaru langsung kepada masyarakat, yang pada akhirnya akan semakin meningkatkan gairah pasar," ujar Putu.

Putu juga memberikan catatan khusus mengenai kehadiran sejumlah merek otomotif baru yang mulai merambah pasar Indonesia. GAIKINDO menilai dinamika ini sebagai sinyal kuat bahwa ekosistem industri di dalam negeri berjalan semakin sehat dan terus berkembang.

"Hadirnya merek-merek baru bukan sekadar meramaikan pilihan bagi konsumen, melainkan membawa potensi investasi yang besar bagi Indonesia. GAIKINDO terus mendorong dan menyambut baik komitmen para pemegang merek baru ini untuk tidak hanya memasarkan produknya, tetapi juga membangun fasilitas produksi di dalam negeri," kata Putu.

Langkah lokalisasi produksi kendaraan dipandang strategis untuk memperkokoh struktur manufaktur nasional serta memperluas penyerapan tenaga kerja. Langkah ini sekaligus memotivasi para pemegang merek untuk menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor ke pasar global.

Artikel terkait

Rekomendasi