Beban pengeluaran para pemilik sepeda motor kembali mengalami peningkatan signifikan pada Mei 2026. Selain menghadapi lonjakan harga BBM non-subsidi, para pengendara kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk penggantian ban motor.
Tren kenaikan harga ini terpantau melanda hampir seluruh segmen kendaraan roda dua. Mulai dari skutik entry level seperti Honda BeAT dan Yamaha Gear, hingga kategori skutik premium seperti Honda PCX 160 dan Yamaha NMAX 155.
Dilansir dari Otomotif, pemantauan harga terbaru di wilayah Jakarta dan sekitarnya menunjukkan adanya kenaikan rata-rata sebesar Rp 50.000 per unit. Bahkan, beberapa tipe ban kelas premium kini dibanderol dengan harga di atas Rp 800.000.
Sebagai gambaran untuk pengguna skutik bongsor, ban Michelin City Grip Pro untuk Yamaha NMAX saat ini dipasarkan seharga Rp 473.000 untuk bagian depan. Sementara itu, ban belakangnya dijual senilai Rp 585.000.
Kenaikan yang lebih tinggi terlihat pada merek Metzeler tipe Feelfree Wintec untuk NMAX dan PCX yang kini menyentuh angka Rp 837.000 per buah. Segmen motor harian pun tidak luput dari penyesuaian tarif ini.
Untuk ban kelas entry level seperti Corsa Ecomax, pemilik motor harus membayar sekitar Rp 211.000. Sedangkan pilihan ban performa tinggi seperti Michelin Pilot MotoGP untuk bagian depan dibanderol mencapai Rp 402.000.
John Sebastian, pemilik toko Warung Ban di Depok, menjelaskan bahwa fenomena penyesuaian harga ini sebenarnya telah berlangsung secara gradual sejak pergantian tahun.
"Harga ban naik, tapi permintaan masih stabil. Enggak ada yang komplain, karena ban kan kebutuhan juga ya. Kalau habis dan harus ganti, mau gimana lagi," ujar John.
Ia menambahkan bahwa hampir seluruh produsen ban melakukan penyesuaian harga dengan besaran nominal yang bervariasi bagi setiap produknya.
"Bahkan di tahun ini ada yang sudah naik dua kali. Kenaikan harga beda-beda, ada yang naik Rp 10.000, Rp 20.000. Ada juga yang naik Rp 100.000," kata dia.
Permintaan Tetap Stabil Demi Keselamatan
Walaupun biaya perawatan semakin mahal, antusiasme konsumen untuk mengganti ban tetap tidak menyurut. Hal ini dikarenakan ban merupakan komponen vital yang berkaitan langsung dengan aspek keselamatan berkendara.
Pengguna motor tetap diwajibkan melakukan penggantian ban secara berkala ketika tapak mulai menipis. Langkah ini sangat krusial terutama saat menghadapi musim penghujan atau ketika hendak melakukan perjalanan jarak jauh.
Pada segmen skutik dengan ring 12 inci, ban untuk Yamaha Fazzio ukuran 110/70-12 kini dibanderol mulai dari Rp 350.000 untuk merek Zeneos Milano. Jika memilih Pirelli Angel Scooter, harganya mencapai Rp 615.000.
Bagi pemilik Honda Scoopy, biaya yang perlu disiapkan berkisar antara Rp 280.000 untuk tipe Swallow Razor XP. Sedangkan untuk opsi ban Michelin City Grip bagian belakang, harganya kini berada di angka Rp 630.000.
Kondisi pasar ban pada tahun 2026 ini mempertegas tren peningkatan biaya operasional kendaraan roda dua. Setelah lonjakan BBM, kenaikan harga komponen fast moving seperti ban menjadi tantangan baru bagi finansial pemilik kendaraan.