Harga BBM Diesel Pertamina Shell dan Vivo Turun Per 1 Juni 2026

Harga BBM Diesel Pertamina Shell dan Vivo Turun Per 1 Juni 2026

Sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) diesel dari Pertamina, Shell, hingga Vivo mengalami penurunan harga per 1 Juni 2026. Penurunan harga yang signifikan ini membuat biaya pengisian tangki penuh (full tank) untuk mobil kelas besar menjadi lebih murah.

Dilansir dari Detik Oto, Pertamina melakukan penyesuaian terhadap sejumlah jenis produk bbm mereka. Kenaikan harga hanya terjadi pada jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang naik dari Rp 19.900 per liter pada Mei menjadi Rp 20.750 per liter pada 1 Juni 2026.

Sebaliknya, harga BBM jenis diesel komersial Pertamina justru merosot tajam. Dexlite kini dibanderol seharga Rp 23.000 per liter dari yang sebelumnya Rp 26.000 per liter, mengalami penurunan sebesar Rp 3.100 per liter.

Penurunan dengan nominal yang sama juga terjadi pada Pertamina Dex. Bahan bakar diesel ramah lingkungan ini turun dari harga bulan Mei menjadi Rp 24.800 per liter pada awal bulan keenam ini.

Langkah penurunan harga bbm diesel ini juga diikuti oleh operator SPBU swasta seperti Shell dan Vivo. SPBU Shell kini menjual V-Power Diesel seharga Rp 24.890 per liter dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 30.890 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo memotong harga Primus Diesel menjadi Rp 25.060 per liter. Produk bbm dari Vivo ini mengalami penurunan harga sebesar Rp 5.830 per liter dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Koreksi harga bbm diesel ini berdampak langsung pada pengeluaran pemilik kendaraan utility vehicle (SUV) seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Kedua mobil premium ini dianjurkan menggunakan bbm diesel dengan kandungan sulfur rendah di bawah 50 ppm seperti Pertamina Dex.

Berdasarkan spesifikasi resmi pabrikan, Toyota Fortuner memiliki kapasitas tangki bahan bakar sebesar 80 liter. Di sisi lain, Mitsubishi Pajero Sport dibekali dengan kapasitas tangki sedikit lebih kecil yaitu 68 liter.

Pemilik Toyota Fortuner kini cukup membayar Rp 1,84 juta untuk mengisi penuh tangki dari kondisi kosong menggunakan Dexlite. Biaya ini tercatat lebih murah Rp 240 ribu dibandingkan dengan pengisian pada bulan Mei.

Jika tangki Toyota Fortuner diisi penuh menggunakan Pertamina Dex, biaya yang dihabiskan adalah Rp 2,232 juta. Angka tersebut menunjukkan penghematan sebesar Rp 248 ribu dari harga bulan lalu.

Penghematan juga dirasakan oleh pengguna Mitsubishi Pajero Sport saat mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. Pengisian full tank menggunakan Dexlite kini membutuhkan dana Rp 1,564 juta atau menghemat sebesar Rp 204 ribu.

Apabila memilih produk Pertamina Dex untuk tangki penuh kapasitas 68 liter Pajero Sport, dana yang dikeluarkan adalah Rp 1.686.400. Biaya ini terpangkas sebanyak Rp 210.800 dibandingkan pengisian pada bulan Mei.

Di SPBU swasta, pengisian penuh tangki Mitsubishi Pajero Sport menggunakan Shell V-Power Diesel kini memakan biaya Rp 1.692.520. Biaya tersebut menjadi lebih murah Rp 408 ribu dari yang sebelumnya bisa menembus angka Rp 2,1 jutaan.

Bagi pengendara Pajero Sport yang memilih bbm Primus Diesel di SPBU Vivo, penghematan yang didapatkan mencapai Rp 396.440. Penurunan ini memberikan alternatif pengisian yang lebih ekonomis bagi pemilik kendaraan diesel.

Biaya pengisian penuh untuk Toyota Fortuner di SPBU non-pemerintah juga mengalami penurunan yang cukup terasa. Pengisian tangki 80 liter menggunakan Shell V-Power Diesel kini membutuhkan biaya sebesar Rp 1.991.200 dari yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 2,4 jutaan.

Terakhir, pengisian penuh tangki Toyota Fortuner dengan bbm Primus Diesel dari SPBU Vivo kini tercatat sebesar Rp 2.004.800. Jumlah pengeluaran ini menjadi lebih hemat sebesar Rp 466.400 dibandingkan dengan pengisian menggunakan harga pada Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi