Pemilik kendaraan diesel yang rutin mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina masih mendapati tarif yang stabil. Dilansir dari Money, harga Dexlite pada Kamis, 21 Mei 2026 belum mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir yang diberlakukan mulai 4 Mei 2026.
Bagi konsumen di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), nominal tebus untuk satu liter Dexlite saat ini berada di angka Rp 26.000. Angka tersebut tercatat mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 23.600 per liter.
Kebijakan tarif di luar wilayah tersebut terpantau menetapkan angka yang lebih tinggi. Beberapa daerah seperti Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Utara memberlakukan harga Rp 27.150 per liter.
Biaya distribusi yang berbeda dan kebijakan penetapan harga dari PT Pertamina Patra Niaga menjadi faktor utama yang memengaruhi selisih banderol BBM tersebut antarwilayah. Berdasarkan data resmi perusahaan, berikut adalah rincian lengkap tarif Dexlite yang berlaku di seluruh Indonesia.
| Wilayah / Provinsi | Harga per Liter |
|---|---|
| Aceh | Rp 26.600 |
| FTZ Sabang | Rp 24.400 |
| Sumatera Utara | Rp 26.600 |
| Sumatera Barat | Rp 27.150 |
| Riau | Rp 27.150 |
| Kepulauan Riau | Rp 27.150 |
| FTZ Batam | Rp 24.700 |
| Jambi | Rp 26.600 |
| Bengkulu | Rp 26.600 |
| Sumatera Selatan | Rp 26.600 |
| Bangka Belitung | Rp 26.600 |
| Lampung | Rp 26.600 |
| DKI Jakarta | Rp 26.000 |
| Banten | Rp 26.000 |
| Jawa Barat | Rp 26.000 |
Masyarakat dipersilakan memantau perkembangan nilai jual bahan bakar nonsubsidi ini secara mandiri. Pengecekan berkala dapat dilakukan melalui aplikasi MyPertamina atau dengan mengakses situs resmi milik Pertamina Patra Niaga.