Pasar mobil bekas daring menawarkan Honda Brio second dengan kisaran harga Rp80 jutaan hingga Rp200 jutaan di Solo pada Minggu (17/5/2026). Variasi harga tersebut sangat bergantung pada tahun produksi serta kondisi unit kendaraan harian yang dikenal irit bahan bakar ini.
Data mengenai kisaran harga kendaraan perkotaan tersebut diperoleh berdasarkan pantauan yang dilansir dari Otomotif. Nilai jual unit seken ini mencakup berbagai varian dari tahun produksi lama hingga yang terbaru.
| Model dan Tahun Produksi | Perkiraan Harga |
|---|---|
| Honda Brio 1.3 Sports E AT 2012 | Rp 88 jutaan |
| Honda Brio 1.3 E 2013 MT | Rp 92 jutaan |
| Honda Brio 1.2 E AT 2014 | Rp 109 jutaan |
| Honda Brio 1.2 E Limited Edition AT 2015 | Rp 110 jutaan |
| Honda Brio 1.2 E AT 2016 | Rp 117 jutaan |
| Honda Brio 1.2 New E MT 2018 | Rp 128 jutaan |
| Honda Brio 1.2 E AT 2020 | Rp 143 jutaan |
| Honda Brio 1.2 RS MT 2021 | Rp 154 jutaan |
| Honda Brio 1.2 RS Urbanite Edition MT 2022 | Rp 173 jutaan |
| Honda Brio 1.3 E MT 2023 | Rp 169 jutaan |
| Honda Brio 1.2 New E AT 2024 | Rp 170 jutaan |
| Honda Brio 1.2 RS AT 2025 | Rp 239 jutaan |
Ketersediaan unit di pasar lokal juga dikonfirmasi oleh pelaku usaha showroom di kawasan tersebut. Pemilik showroom Rendani Mobil, Thung Andi Supriadi, menjelaskan bahwa ia menyediakan salah satu model lawas dengan harga di angka seratus jutaan.
“Kalau saya ada Honda Brio 1.3 E 2013 AT harga di Rp 108 juta,” ucap Thung Andi Supriadi, Pemilik Showroom Rendani Mobil.
Penilaian teknis sebelum bertransaksi juga menjadi poin krusial bagi calon konsumen. Pemilik bengkel mobil Iwan Motor Solo, Iwan, menyarankan agar pembeli tidak sekadar melihat angka odometer yang kecil, melainkan wajib memeriksa kejelasan rekam jejak perawatan berkala armada tersebut.
Iwan menambahkan bahwa uji jalan atau test drive sangat penting dilakukan guna mendeteksi performa nyata komponen transmisi CVT serta sektor kaki-kaki kendaraan. Pemeriksaan menyeluruh pada area mesin, sistem kelistrikan, serta pendingin udara (AC) juga harus dipastikan berfungsi normal.
Langkah proteksi ekstra ini diperlukan mengingat unit penunjang aktivitas harian umumnya memiliki tingkat pemakaian yang tinggi. Pemeriksaan fisik secara detail juga bertujuan guna memastikan bahwa unit incaran benar-benar terbebas dari dampak buruk bekas kecelakaan lalu lintas maupun rendaman banjir.