Honda CR-V generasi ketiga hingga kini masih menjadi salah satu SUV bekas yang banyak dicari di Indonesia. Kendaraan roda empat yang mengaspal pada periode 2007 sampai 2012 ini memiliki daya tahan tinggi dan kenyamanan mumpuni.
Mobil bekas ini kerap dijuluki sebagai CR-V "Bapau" atau "Kura-kura" karena desain bodinya yang cenderung membulat. Dilansir dari Moladin, nilai jual kendaraan ini di pasar mobil bekas terpantau masih sangat stabil.
Nominal rincian harga sangat dipengaruhi oleh kondisi unit, riwayat perawatan, tipe mesin, hingga status pajaknya. Varian dengan mesin 2.4L biasanya memiliki banderol lebih tinggi karena mengusung fitur kabin dan keselamatan yang lebih lengkap.
Bagi konsumen yang tertarik meminang SUV medium ini, pasar otomotif di area Jakarta dan sekitarnya menawarkan harga yang bervariasi tergantung tahun produksi.
| Tahun Produksi | Rentang Harga Bekas |
|---|---|
| 2007-2008 | Rp85 juta – Rp110 juta |
| 2009-2010 | Rp95 juta – Rp125 juta |
| 2011-2012 (Facelift) | Rp110 juta – Rp150 juta |
Spesifikasi dan Performa Mesin
Honda menyediakan dua tipe mesin untuk model ini yang memiliki karakter performa berbeda untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.
| Spesifikasi | Mesin 2.0L | Mesin 2.4L |
|---|---|---|
| Kapasitas Mesin | 1.997 cc | 2.354 cc |
| Kode Mesin | R20A | K24Z |
| Teknologi Mesin | SOHC i-VTEC | DOHC i-VTEC |
| Tenaga Maksimum | 150 PS @ 6.200 rpm | 170 PS @ 5.800 rpm |
| Torsi Maksimum | 197 Nm @ 4.300 rpm | 231 Nm @ 4.200 rpm |
| Pilihan Transmisi | Manual 5-speed / Otomatis 5-speed | Otomatis 5-speed |
| Sistem Penggerak | FWD | FWD |
Varian 2.0 liter dapat dipilih jika mengutamakan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien serta biaya perawatan yang relatif ringan. Sementara tipe 2.4 liter menawarkan daya yang lebih besar bagi pengemudi.
Perbedaan Karakteristik Berdasarkan Tahun Rilis
Penyegaran desain dan penambahan fitur keselamatan dilakukan oleh pabrikan dalam beberapa tahapan selama masa produksinya.
1. Model Pre-Facelift (2007-2009)
Versi awal ini memindahkan posisi ban serep yang awalnya berada di pintu belakang ke dalam bagasi. Interior untuk tipe 2.4L sudah dilengkapi dengan jok kulit dan dual climate control.
2. Facelift Pertama (2010-2011)
Tampilan eksterior pada fase ini berubah menjadi lebih agresif dengan penyematan grille model honeycomb. Khusus tipe 2.4L, fitur keselamatan bertambah dengan adanya Vehicle Stability Assist (VSA).
3. Facelift Kedua (2012)
Sebagai model akhir sebelum pergantian generasi, varian ini mendapat sentuhan panel bermotif kayu pada interior. Head unit juga sudah mengadopsi teknologi layar sentuh.
Kelebihan dan Kekurangan Unit
Kabin yang lapang serta handling stabil yang menyerupai sedan menjadi keunggulan utama dari mobil ini. Komponen suku cadang juga masih melimpah karena populasinya yang besar di tanah air.
Namun, calon pembeli harus memperhatikan beberapa titik lemah seperti komponen rack steer yang berpotensi oblak dan suspensi depan yang mulai berisik. Konsumsi bahan bakar untuk mesin 2.4L juga cenderung lebih boros.
Panduan Sebelum Membeli SUV Bekas
Pemeriksaan dokumen resmi seperti STNK dan BPKB wajib dilakukan untuk mencocokkan nomor rangka serta nomor mesin. Calon konsumen disarankan menguji perpindahan gigi transmisi matik agar memastikan kondisinya tetap halus.
Pengecekan area kaki-kaki seperti shockbreaker, bushing, dan tie rod juga penting dilakukan saat melewati jalan rusak. Memanfaatkan jasa inspeksi profesional dapat menjadi solusi jika kurang memahami teknis kendaraan.