Harga Honda Giorno Plus 125 Melambung Melalui Importir Umum Jakarta

Harga Honda Giorno Plus 125 Melambung Melalui Importir Umum Jakarta

Skutik retro Honda Giorno+ 125 telah didatangkan ke Indonesia oleh importir umum dengan harga jual yang melambung drastis mencapai Rp 90 juta akibat tingginya beban biaya impor pada Senin (11/5/2026).

Melonjaknya harga tersebut disebabkan oleh kendala pengiriman unit dalam jumlah kecil yang membuat biaya operasional tidak efisien bagi pihak diler. Fenomena ini muncul di tengah tingginya minat konsumen terhadap motor klasik modern tersebut meski belum ada kepastian rilis resmi.

Kamal Firhad, pemilik diler Safari Motor di Jakarta Barat, memberikan penjelasan mengenai tantangan mendatangkan motor yang populer di Thailand tersebut ke pasar domestik. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, diler tersebut harus menanggung biaya logistik yang cukup besar.

“Kami sempat masukkan. Cuma kalau ambil dua-tiga unit enggak bakal worth it,” ujar Kamal, pemilik diler Safari Motor di Jakarta Barat.

Kamal menekankan pentingnya skala ekonomi dalam proses impor kendaraan agar harga jual di tingkat konsumen tidak terlalu tinggi. Ia menyarankan pengadaan unit dalam jumlah minimal tertentu guna menekan beban pengiriman.

“Minimal sekitar 10 unit baru bisa dibagi biaya shipping dan lain-lain,” kata Kamal, pemilik diler Safari Motor di Jakarta Barat.

Meskipun harga di negara asalnya tergolong kompetitif, skema pajak dan biaya masuk ke Indonesia mengubah posisi harga motor ini menjadi segmen premium. Kamal memproyeksikan kisaran harga akhir yang jauh di atas harga retail Thailand.

“Harganya bisa sekitar Rp 80 jutaan sampai Rp 90 jutaan kalau sampai di sini,” ujar Kamal, pemilik diler Safari Motor di Jakarta Barat.

Secara teknis, Honda Giorno+ 125 mengusung mesin 125 cc eSP+ 4 katup dengan pendingin radiator yang mampu menghasilkan tenaga 11 Tk dan torsi 11,6 Nm. Berbeda dengan skutik Honda terbaru di Indonesia, model ini menggunakan rangka tubular konvensional, bukan rangka eSAF.

Di Thailand, motor ini dijual dengan harga mulai 63.700 baht atau sekitar Rp 33 jutaan. Sinyal kehadiran resminya di Indonesia sebenarnya telah menguat sejak Oktober 2023 setelah desain paten motor ini terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.

Artikel terkait

Rekomendasi