Pasar otomotif tanah air mulai diramaikan dengan kehadiran unit bekas BYD Atto 1 yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau. Mobil listrik yang pertama kali mengaspal pada Juli 2025 ini kini dapat ditemukan di pasaran dengan nilai jual yang mengalami koreksi cukup signifikan.
Dikutip dari Suara, penurunan harga ini menjadi kesempatan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa harus membayar harga unit baru sepenuhnya. Menariknya, mayoritas unit yang tersedia masih memiliki jarak tempuh rendah, rata-rata di bawah 5.000 kilometer.
Koreksi harga pada kendaraan yang usianya belum genap satu tahun ini mencapai belasan juta rupiah. Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan dinamika nilai jual kembali mobil listrik di pasar sekunder yang mulai terbentuk seiring berjalannya waktu.
Berdasarkan pantauan di berbagai platform jual beli daring, varian Dynamic kini ditawarkan pada kisaran harga Rp190 juta hingga Rp197 juta. Sebagai informasi, harga unit gres untuk tipe ini di diler resmi masih berada pada angka Rp199 juta.
Varian yang lebih tinggi, yakni tipe Premium, juga menunjukkan tren penurunan harga yang serupa. Unit dengan pelat nomor keluaran Desember 2025 terpantau dipasarkan sekitar Rp224 juta, turun dari harga aslinya yang sebesar Rp235 juta.
Selisih harga ini memberikan keuntungan finansial bagi pembeli yang menginginkan kondisi fisik kendaraan yang masih prima layaknya mobil baru. Selain itu, konsumen tidak perlu melewati masa tunggu atau inden yang biasanya memakan waktu cukup lama di diler resmi.
Keuntungan Biaya Operasional dan Pajak
Daya pikat utama dari kepemilikan BYD Atto 1 tidak hanya terletak pada harga beli yang kompetitif, tetapi juga pada efisiensi biaya kepemilikan. Pemerintah saat ini masih memberitahukan kebijakan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan untuk mobil listrik murni.
"Pemilik mobil listrik tiap tahun hanya perlu membayar SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp143 ribu saja."
Keringanan ini menjadi faktor penentu bagi banyak konsumen dalam beralih ke energi bersih. Dengan biaya operasional yang sangat rendah, beban finansial jangka panjang bagi pemilik kendaraan listrik dapat ditekan secara maksimal.
Performa dan Spesifikasi Teknis
Meskipun memiliki dimensi yang serupa, tipe Dynamic dan Premium mengusung spesifikasi baterai yang berbeda. Varian Dynamic dibekali baterai Blade berkapasitas 30,08 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Sementara itu, kasta tertinggi atau tipe Premium menggunakan baterai 38,88 kWh dengan klaim jarak tempuh maksimal mencapai 380 kilometer. Keduanya mengandalkan motor listrik bertenaga 75 kW yang menghasilkan torsi puncak 135 Nm.
Untuk performa di jalan raya, mobil ini mampu berakselerasi dari kecepatan 0 hingga 50 km/jam dalam waktu 4,9 detik. Ukuran bodinya yang kompak didukung dengan ground clearance setinggi 155 milimeter, menjadikannya kendaraan yang ideal untuk penggunaan di area perkotaan padat.