Honda Brio Satya kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kendaraan segmen Low Cost Green Car yang paling diminati di Indonesia. Mobil perkotaan ini berhasil mengamankan penghargaan Best LCGC 5-Seater dalam ajang OTOMOTIF Award 2026.
Pencapaian tersebut menegaskan bahwa kendaraan ini tetap diminati oleh masyarakat tanah air meski modelnya telah menginjak usia delapan tahun. Keseimbangan antara efisiensi biaya dan kenyamanan menjadi faktor utama popularitasnya.
Dilansir dari Moladin, kendaraan ini menawarkan kombinasi harga kompetitif dengan pengalaman mengemudi yang lincah. Hal ini menjadikannya rujukan utama bagi konsumen yang mencari mobil pertama mereka.
Bagi konsumen yang tertarik, kendaraan ini dipasarkan dalam beberapa tipe dengan transmisi manual maupun otomatis. Pilihan varian yang tersedia dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat perkotaan.
| Varian Honda Brio Satya | Harga OTR Jakarta (Juni 2026) |
|---|---|
| Rp170,4 juta | Rp183,5 juta |
| Rp185,5 juta | Rp206,7 juta |
Varian S CVT menjadi salah satu opsi menarik karena telah dilengkapi pelek alloy. Kehadiran transmisi otomatis CVT pada tipe ini memberikan kenyamanan lebih saat menghadapi situasi kemacetan jalan raya.
Mobil ini juga dikenal memiliki nilai jual kembali yang stabil di pasar otomotif. Dukungan jaringan servis berkala yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merek ini.
Kelebihan Handling dan Ruang Kabin
Sektor pengendalian atau handling menjadi keunggulan utama yang dipertahankan oleh kendaraan ini. Sasis yang dirancang pabrikan memberikan kelincahan tinggi saat bermanuver di ruang terbatas maupun jalan sempit.
Meskipun lincah di perkotaan, stabilitas berkendara saat melaju pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan tetap terjaga. Karakteristik ini membuat pengemudi merasakan pengalaman berkendara yang menyenangkan setiap hari.
Aspek akomodasi juga menjadi poin penting berkat rancangan interior generasi kedua. Kabin mobil ini mampu memuat hingga lima orang penumpang dengan ruang gerak yang tergolong lapang di kelasnya.
Kapasitas ruang tersebut dinilai sangat memadai untuk menunjang aktivitas harian. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk keperluan pergi ke kampus, tempat kerja, hingga perjalanan dinas bersama keluarga kecil.
Spesifikasi Mesin i-VTEC dan Efisiensi Bahan Bakar
Dapur pacu kendaraan ini mengandalkan mesin 1.198 cc SOHC i-VTEC empat silinder. Mesin tersebut mampu mengembuskan tenaga sebesar 89 dk serta torsi puncak mencapai 110 Nm.
Melalui pengujian performa, varian Brio Satya E CVT mencatatkan waktu akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam kurun 11,6 detik. Performa responsif ini tidak mengorbankan tingkat konsumsi bahan bakar.
Pengujian menunjukkan efisiensi bahan bakar yang tinggi, di mana rute dalam kota mencatatkan angka 16,9 km/liter. Sementara itu, pengujian pada rute jalan tol menghasilkan angka efisiensi sebesar 22,6 km/liter.
Pada kondisi berkendara harian normal, tingkat konsumsi bensin berkisar antara 14 hingga 15 km/liter dengan mudah didapatkan. Efisiensi operasional ini menjadi daya tarik bagi keluarga muda yang ingin menekan pengeluaran bulanan.