Saham Honda Melonjak Meski Catat Kerugian Perdana Sepanjang Sejarah

Saham Honda Melonjak Meski Catat Kerugian Perdana Sepanjang Sejarah

Saham ADR Honda melonjak lebih dari 5 persen di New York pada Kamis (14/5/2026) setelah perusahaan merilis proyeksi laba yang optimis untuk tahun mendatang. Kenaikan ini terjadi meskipun pabrikan Jepang tersebut melaporkan kerugian operasional pertama dalam sejarah 70 tahunnya akibat beban biaya transisi kendaraan listrik (EV).

Berdasarkan laporan keuangan fiskal yang berakhir Maret 2026, total kerugian terkait unit bisnis EV Honda mencapai 1,579 triliun yen atau setara 10 miliar dolar AS. Kondisi tersebut memicu kerugian operasional perusahaan secara keseluruhan sebesar 414,3 miliar yen atau sekitar 2,625 miliar dolar AS.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa kinerja bisnis otomotif secara umum menghadapi tantangan berat, mulai dari beban tarif yang tinggi hingga penurunan volume penjualan akibat kelangkaan semikonduktor.

“Meskipun bisnis otomotif menghadapi lingkungan bisnis yang keras — termasuk beban tarif yang lebih tinggi dan penjualan unit yang lebih rendah karena faktor-faktor seperti kekurangan pasokan semikonduktor — kami menerapkan pengurangan biaya di seluruh perusahaan sebagai satu tim, dan tidak termasuk kerugian terkait EV, kami menguntungkan,” kata pihak Honda dalam presentasinya.

Meski mencatat rapor merah, investor merespons positif target laba operasional tahun fiskal 2027 sebesar 500 miliar yen, melampaui estimasi konsensus Bloomberg sebesar 212,4 miliar yen. Padahal, pada periode tersebut Honda masih memprediksi adanya kerugian terkait EV sebesar 500 miliar yen.

Guna memperkuat posisi di pasar Amerika Utara, Honda berencana meluncurkan 15 model hibrida baru hingga Maret 2030 dan mulai meninggalkan rencana pengembangan EV murni secara agresif. Perusahaan menyatakan akan merilis model hibrida berukuran besar di segmen-D, termasuk sedan, wagon, dan SUV pada tahun 2029.

Strategi baru ini juga mencakup pembatalan rencana pembangunan rantai pasok baterai EV di Kanada. Selain itu, Honda menggeser target jangka panjangnya dari bebas emisi pembakaran pada 2040 menjadi netralitas karbon pada 2050 melalui kombinasi EV, hibrida, dan kompensasi karbon.

Saat ini, Honda hanya memiliki satu model EV di Amerika Serikat, yakni Prologue, yang produksinya akan dihentikan pada Desember tahun ini. Di sisi lain, beban tarif tetap menjadi kendala utama setelah perusahaan mencatat pengeluaran tarif sebesar 346,9 miliar yen pada tahun fiskal lalu.

Artikel terkait

Rekomendasi