Importir umum Gas Motor resmi mendatangkan sepeda motor klasik Honda GB350 ke pasar Indonesia untuk memenuhi permintaan para kolektor dan penggemar gaya retro premium. Kehadiran kendaraan roda dua beraliran cruiser Jepang ini dikonfirmasi langsung oleh pihak diler di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (11/5/2026).
Dilansir dari Otomotif, ketersediaan unit motor ini sangat terbatas karena statusnya yang merupakan kendaraan impor utuh atau Completely Built Up (CBU). Pemegang diler Gas Motor, Kamal Firhad, menjelaskan bahwa permintaan pasar terhadap model ini tergolong sangat tinggi sejak pertama kali didatangkan.
"Kami masukkan 10 unit, sekarang tersisa sekitar 4 unit. Untuk varian Classic-nya lebih banyak daripada varian Standar. Harga di bawah Rp 300 juta," ujar Kamal, pemegang diler Gas Motor.
Meskipun unit fisik sudah tersedia dan siap dipasarkan, para pembeli harus bersabar untuk legalitas jalan raya. Kamal mengungkapkan bahwa penyelesaian dokumen resmi membutuhkan durasi yang lebih lama dibandingkan motor rakitan lokal.
"Motornya ready, tapi kalau sama surat-surat kurang lebih sekitar 7-8 bulan. Biasanya motor CBU memang segitu lamanya, standar untuk STNK dan pelat nomor," kata Kamal.
Secara teknis, Honda GB350 dibekali mesin 4-tak satu silinder berkapasitas 348 cc dengan sistem pendingin udara. Jantung pacu tersebut memiliki rasio kompresi 9,5:1 yang mampu menyemburkan tenaga maksimal 20 PS pada 5.500 rpm serta torsi puncak 29 Nm pada 3.000 rpm.
Performa mesin tersebut disalurkan melalui transmisi 5 percepatan dan didukung sistem pengabutan bahan bakar injeksi PGM-FI. Kapasitas tangki bensin sebesar 15 liter dirancang untuk mendukung kenyamanan berkendara jarak jauh atau touring.
Fitur keselamatan dan teknologi modern tetap disematkan meskipun tampilannya kental nuansa jadul. Motor ini sudah menggunakan sistem pencahayaan LED di seluruh bagian, rem ABS di kedua roda, serta fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC).
Pada bagian kaki-kaki, Honda GB350 mengandalkan suspensi teleskopik di depan dan sokbreker ganda di belakang. Penggunaan kombinasi pelek berukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang semakin mempertegas identitasnya sebagai motor penjelajah klasik.