Produsen otomotif Honda meluncurkan mobil listrik mungil terbaru bernama Super-ONE di pasar Jepang pada 22 Mei 2026. Kendaraan bertenaga baterai ini hadir dengan penawaran harga yang sangat kompetitif.
Model terbaru ini kerap disebut sebagai "Brio listrik" karena dimensi bodinya yang kompak. Kendaraan ini sengaja dihadirkan dengan harga relatif terjangkau guna bersaing dengan rival sekelasnya dari Eropa.
Tampilan luar kendaraan dirancang dengan gaya agresif menyerupai hot hatch sporty. Melalui desain tersebut, pabrikan asal Jepang ini ingin mengubah pandangan bahwa mobil listrik berukuran kecil selalu terlihat hambar.
Mobil listrik ringkas ini dipasarkan dengan harga mulai 18.200 Euro atau sekitar Rp375,4 juta dengan acuan kurs 1 Euro sama dengan Rp20.626,58, dilansir dari Suara. Nilai tersebut diposisikan untuk mengincar segmen pasar entry-level EV secara agresif.
Banderol ini tercatat jauh lebih murah jika dibandingkan dengan perkiraan harga Volkswagen ID. Polo GTI yang menyentuh angka 39.300 Euro atau berkisar Rp810,6 juta. Langkah ini memperkuat strategi harga kompetitif yang diusung oleh produsen.
Ekspansi pasar juga akan menyasar wilayah Inggris pada Juli 2026 mendatang dengan nama Honda Super-N. Kendaraan tersebut bakal dilepas ke pasar dengan harga di bawah 20.000 Poundsterling atau berkisar Rp410 juta.
Kehadiran produk ini dinilai menawarkan paket yang lebih memikat dibandingkan Dacia Spring yang selama ini mendominasi pilihan mobil murah di Eropa. Keunggulan tersebut terletak pada perpaduan desain sporty serta penyematan fitur canggih.
Rangka, Performa, dan Fitur Unik
Rangka kendaraan mengadopsi basis platform N-Series yang telah mengalami perombakan besar-besaran. Sasis khusus dirancang dengan track yang lebih lebar serta postur bodi lebih rendah demi meningkatkan stabilitas berkendara di jalan raya.
Kendaraan perkotaan ini memiliki panjang total hanya 3.395 mm sehingga sangat lincah untuk bermanuver. Jantung pacunya mengandalkan motor listrik yang disuplai oleh baterai berkapasitas 29,6 kWh untuk menempuh jarak hingga 274 km.
Sistem penggerak tersebut mampu memproduksi tenaga standar sebesar 63 hp. Pengemudi dapat memilih lima mode berkendara yang tersedia, yaitu ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST.
Ketika mengaktifkan mode BOOST, keluaran tenaga motor listrik akan melonjak hingga mencapai 93 hp. Semburan daya ini diklaim mampu menyajikan sensasi berkendara yang sporty pada mobil berukuran mungil.
Simulasi Transmisi Virtual
Sensasi berkendara diperkuat lewat fitur simulasi transmisi 7-percepatan yang dipadukan dengan Active Sound Control. Fitur unik ini sengaja dikembangkan untuk menjembatani aspek emosional antara mobil listrik dan mobil bermesin bensin sport.
Sistem elektronik pada kendaraan bakal meniru suara saluran pembuangan serta sensasi jeda perpindahan gigi yang khas dari mobil konvensional. Pengemudi dapat mengendalikan perpindahan gigi virtual tersebut secara manual melalui komponen paddle shift di balik roda kemudi.