Indomobil Group memfokuskan pameran Indomobil Expo 2026 sepenuhnya pada kendaraan listrik guna mendukung upaya pemerintah dalam menekan besaran subsidi bahan bakar minyak. Ajang tersebut secara resmi dibuka di Jakarta pada Selasa (5/5/2026) dengan menampilkan berbagai lini produk elektrifikasi terbaru.
Perusahaan otomotif besar ini kini memasarkan berbagai merek kendaraan listrik mulai dari GAC Aion, Changan, Citroën, JAC Motors, hingga Maxus. Selain itu, merek besar seperti Nissan, Mercedes-Benz, dan Volkswagen juga dilibatkan untuk memperkuat portofolio elektrifikasi di pasar domestik, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menjelaskan bahwa strategi ini merupakan langkah konkret dalam merespons tantangan beban keuangan negara. Indomobil melihat peluang besar dalam tren peralihan energi yang saat ini sedang didorong oleh otoritas terkait.
"Jadi ini memang menjawab tantangan saat ini pemerintah itu kan merasa bahan bakar ini mahal, subsidi pemerintah itu juga besar ya," ujar Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor.
Keputusan perusahaan untuk beralih ke lini masa depan ini didasari oleh pengamatan terhadap konsumsi bahan bakar bersubsidi yang masih sangat tinggi. Tan menilai kondisi tersebut memberikan tekanan yang signifikan terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara.
"Jadi kayak sekarang kan Pertalite, Pertamax masih disubsidi pemerintah, dan itu kan terus terang menggerus dana pemerintah," kata Tan Kim Piauw.
Langkah strategis ini juga dipandang sebagai bentuk tanggung jawab korporasi dalam mempercepat ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan berencana menambah kekuatan pasar dengan memboyong merek Leapmotor dalam waktu dekat.
"Jadi kami melihat bahwa satu sisi ini peluang, tapi satu sisi kami lihat ini ya kesempatan kami juga mendukung pemerintah yang sedang menggalakkan elektrifikasi," ucap Tan Kim Piauw.
Pada pelaksanaan Indomobil Expo kali ini, penyelenggara membuat kebijakan berbeda dengan tidak memamerkan kendaraan bermesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE). Fokus pameran diarahkan pada kendaraan seperti MPV premium Maxus MIFA 9 yang mengedepankan kenyamanan mobilitas harian.
"Jadi Indomobil Expo ini sebenarnya fokus di mobil EV (Electric Vehicle) doang, tidak kami bawa ICE, walaupun mobil ICE kan banyak juga," kata Tan Kim Piauw.
Pameran ini tidak hanya menargetkan angka penjualan, namun juga difungsikan sebagai platform edukasi bagi masyarakat luas. Indomobil Group berupaya membangun kepercayaan konsumen terhadap infrastruktur dan teknologi EV yang terus berkembang di Indonesia.