Indomobil Group Respons Kenaikan Harga BBM Pertamina di Indonesia

Indomobil Group Respons Kenaikan Harga BBM Pertamina di Indonesia

PT Pertamina (Persero) secara resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sejak Senin, 4 Mei 2026, yang memicu respons dari pelaku industri otomotif Indomobil Group terkait beban biaya masyarakat. Dilansir dari Otomotif, kebijakan ini berdampak langsung pada biaya operasional konsumen dan sektor bahan baku industri di Indonesia.

Chief Executive Officer Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menyatakan bahwa kenaikan harga ini merupakan kebijakan pemerintah dengan pertimbangan tertentu, meskipun terasa berat bagi publik. Fenomena ini memicu kenaikan harga komoditas lain seperti biji plastik yang menjadi bahan dasar berbagai komponen industri.

"Saya dengar itu misalnya kayak botol-botol plastik, biji plastik sudah mulai naik segala macam. Nah, kita melihat dari situ kita melihat bahwa customer pun ini juga merasa merasa berat juga kan dengan adanya kenaikan bahan bakar bensin ini," ujar Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group.

Santiko menambahkan bahwa lonjakan harga pada varian bahan bakar diesel berkualitas tinggi menjadi salah satu poin yang memberatkan para pengguna kendaraan mesin diesel di tanah air.

"Seperti yang saya tadi bilang kemarin aja Pertamina Dex naik 4.000 per liter ya, tentunya akan memberatkan mereka," kata Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group.

Sebagai langkah antisipasi untuk meringankan beban konsumen, pihak Indomobil berupaya menyusun program pemasaran khusus melalui pemberian promo pada unit kendaraan yang dipasarkan.

"Nah, kita coba cari jalan keluarnya kan. Solusinya adalah ya kami tawarkan promo di mobilnya. Menurut saya ini akan memberatkan rakyat ya. Tapi kan kita sebagai pengusaha ini, kita cari solusi untuk jalan keluarnya mereka," ujar Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group.

Perusahaan otomotif ini juga melihat momentum kenaikan harga bahan bakar fosil sebagai peluang untuk mempercepat transisi masyarakat menuju kendaraan listrik sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

"Jangan dibilang kita senang lho. Enggak ya. Tapi ya kita manfaatkan kondisi yang ada ya. Kita coba cari apa yang kita bisa support ya. Kebetulan kan pemerintah memang minta supaya bisnis elektrik ini lebih meningkatkan," kata Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group.

Melalui pameran Indomobil Expo 2026, perusahaan kini lebih agresif memperkenalkan lini produk kendaraan listrik dan skema pembiayaan yang mendukung efisiensi mobilitas jangka panjang. Penyesuaian harga terbaru menempatkan Pertamina Dex pada angka Rp 27.900 per liter, sementara Dexlite dan Pertamax Turbo masing-masing naik menjadi Rp 26.000 dan Rp 19.900 per liter.

Artikel terkait

Rekomendasi