Indonesia Raih Penghargaan Destinasi Wisata Terpopuler di China

Indonesia Raih Penghargaan Destinasi Wisata Terpopuler di China

Indonesia dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia melalui penghargaan wilayah pariwisata favorit dari majalah perjalanan Travel+Leisure asal Tiongkok pada Jumat (1/5/2026). Capaian dalam ajang 19th China Travel Awards di Shanghai ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai tujuan unggulan di kancah global.

Keberhasilan ini didorong oleh kombinasi keindahan alam, keragaman budaya, serta pengembangan destinasi berkelanjutan yang menarik minat wisatawan mancanegara. Dilansir dari Detik Travel, pengakuan tersebut diberikan berdasarkan penilaian ketat yang melibatkan pakar industri dan hasil pemungutan suara jutaan wisatawan di Tiongkok.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, Berlianto Situngkir, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan daya saing pariwisata nasional di tingkat internasional. Ia mencatat bahwa tren positif ini merupakan kelanjutan dari prestasi tahun sebelumnya di ajang yang sama.

"Penghargaan ini merupakan bentuk validasi bahwa produk pariwisata Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Tahun lalu juga Bali terpilih sebagai destinasi top di penghargaan yang sama," kata Berlianto Situngkir, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai.

Penetapan Indonesia sebagai destinasi pilihan didasarkan pada standar pelayanan dan kualitas objek wisata yang telah diakui secara luas. Dalam kategori negara, Indonesia bersanding dengan lima negara lainnya yakni Australia, Maladewa, Afrika Selatan, Thailand, dan Turki.

"Terpilihnya Indonesia sebagai salah satu yang terbaik membuktikan bahwa standar wisata Indonesia sudah sangat diakui oleh wisatawan mancanegara," tambah Berlianto Situngkir.

Kementerian Pariwisata menilai penghargaan ini memperkuat citra positif Indonesia, terutama dengan adanya magnet utama seperti Bali, Labuan Bajo, Danau Toba, Mandalika, dan Taman Nasional Komodo. Selain kekayaan objek wisata, peningkatan konektivitas penerbangan dan promosi digital dianggap menjadi faktor krusial kenaikan kunjungan turis.

Pemerintah terus memperkuat strategi promosi melalui kampanye global untuk memaksimalkan potensi 17 ribu pulau yang dimiliki Nusantara. Para pengamat memprediksi penghargaan dari media Tiongkok ini akan berdampak langsung pada lonjakan arus wisatawan asing dari pasar Asia Timur ke Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi