Jaecoo J5 EV Pimpin Pasar Mobil Listrik Rp 300 Jutaan

Jaecoo J5 EV Pimpin Pasar Mobil Listrik Rp 300 Jutaan

Pasar kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia semakin menunjukkan taji. Persaingan sengit tidak lagi terjadi di segmen premium, melainkan pada ceruk harga Rp 300 jutaan yang kini menjadi medan perang baru bagi para produsen otomotif.

Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kategori wholesales periode Januari-April 2026, peta persaingan di kelas ini menyajikan kejutan besar. Sejumlah pendatang baru langsung melejit, sementara beberapa pemain lama harus rela takhtanya mulai terusik.

Kejutan terbesar datang dari merek di bawah naungan Chery Group, yakni Jaecoo. Melalui model J5 EV Premium yang dibanderol Rp 309,9 juta, pabrikan ini sukses mencatatkan angka penjualan yang masif, yakni mencapai 11.006 unit, seperti dilansir dari Otomotif.

Pencapaian ini menempatkan Jaecoo J5 EV sebagai pemimpin pasar mutlak di kelas Rp 300 jutaan. Desain SUV yang gagah dikombinasikan dengan harga yang kompetitif tampaknya menjadi formula tepat dalam memikat konsumen Tanah Air.

Sementara itu, model lain dari grup yang sama, Chery E5 Pure yang dipasang pada harga Rp 379,9 juta, terpantau belum membukukan penjualan alias masih 0 unit.

Raksasa EV global, BYD, juga menunjukkan taringnya di segmen ini melalui lini MPV listrik terbarunya, BYD M6 Standard. Mobil keluarga ramah lingkungan yang dibanderol Rp 383 juta ini sukses terdistribusi sebanyak 670 unit. Kehadiran M6 seolah menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan utilitas tinggi khas MPV namun berteknologi elektrifikasi murni.

Pada segmen hatchback, BYD Dolphin Dynamic seharga Rp 369 juta juga mulai merangkak naik dengan torehan 42 unit. Performa BYD ini ditempel ketat oleh Morris Garages (MG).

Lini produk MGS5 EV menjadi motor utama mereka. Varian tertinggi, MGS5 EV Magnify yang dihargai Rp 355,9 juta, mencatat penjualan impresif sebesar 366 unit. Sedangkan untuk varian di bawahnya, EV Ignite seharga Rp 333,9 juta, terjual sebanyak 29 unit.

Strategi Wuling dan VinFast

Sebagai salah satu pionir mobil listrik di Indonesia, Wuling Group mempertahankan eksistensinya lewat diversifikasi produk. Menariknya, tulang punggung penjualan Wuling di kelas Rp 300 jutaan kini bergeser ke model yang lebih akomodatif.

Wuling Darion CE yang dipasarkan dengan harga Rp 399 juta menjadi yang terlaris dari kubu Wuling dengan penjualan mencapai 406 unit. Posisi kedua ditempati oleh BinguoEV Lite seharga Rp 318 juta yang mengantongi penjualan sebesar 235 unit.

Adapun varian BinguoEV Pro (Rp 363 juta) terjual 17 unit, disusul Eksion CE (Rp 389 juta) dengan 13 unit. Sementara sang pelopor berdimensi ringkas, Air ev Pro Long Range yang kini dihargai Rp 307 juta, hanya mencatatkan penjualan sebanyak 3 unit.

Pemain baru asal Vietnam, VinFast, mulai memperlihatkan pergerakannya di pasar nasional lewat strategi unik, yakni menawarkan opsi skema sewa baterai untuk memangkas harga jual awal.

Model VF e34 yang dijual secara utuh termasuk baterai seharga Rp 320,85 juta, memimpin penjualan VinFast di segmen ini dengan raihan 220 unit.

Untuk model kompak SUV terbarunya, VF 6 ECO yang dipasarkan senilai Rp 308 juta (skema sewa baterai) atau Rp 334 jutaan (termasuk baterai), baru terdistribusi sebanyak 3 unit. Sementara varian di atasnya, VF 6 Plus (Rp 364 juta sewa baterai / Rp 397 jutaan termasuk baterai), terpantau belum mencatatkan angka penjualan.

Daftar Penjualan Mobil Listrik Rp 300 Jutaan Periode Januari-April 2026
Model Mobil ListrikHarga (Rupiah)Penjualan (Unit)
Jaecoo J5 EV Premium309,9 Juta11.006
BYD M6 Standard383 Juta670
Wuling Darion CE399 Juta406
MGS5 EV Magnify355,9 Juta366
Wuling BinguoEV Lite318 Juta235
VinFast VF e34 (Termasuk Baterai)320,85 Juta220
BYD Dolphin Dynamic369 Juta42
MGS5 EV Ignite333,9 Juta29
Wuling BinguoEV Pro363 Juta17
Wuling Eksion CE389 Juta13
Wuling Air ev Pro Long Range307 Juta3
VinFast VF 6 ECO308 Juta - 334 Juta3
Chery E5 Pure379,9 Juta0
VinFast VF 6 Plus364 Juta - 397 Juta0

Artikel terkait

Rekomendasi