Jasindo Antisipasi Kenaikan Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

Jasindo Antisipasi Kenaikan Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mengantisipasi potensi lonjakan nilai klaim pada lini asuransi kendaraan bermotor akibat melemahnya nilai tukar mata uang saat ini pada Jumat (5/6/2026).

Fluktuasi kurs tersebut berisiko mengerek naik harga suku cadang impor serta biaya perbaikan mobil di bengkel, sebagaimana dilansir dari Keuangan.

Pihak manajemen sejauh ini masih menghitung total nominal kenaikan klaim yang telah dibayarkan kepada nasabah akibat efek domino situasi ekonomi global tersebut.

Evaluasi portofolio bisnis dan pengetatan manajemen risiko kini terus berjalan secara berkala demi mempertahankan kualitas pelayanan proteksi.

Langkah taktis yang diambil meliputi penguatan fundamental underwriting, pemilahan risiko secara selektif, peningkatan efisiensi operasional perusahaan, serta diversifikasi portofolio di berbagai lini usaha.

Mitra reasuransi juga digandeng lebih erat untuk memperkuat kapasitas daya tampung risiko di tengah dinamika pasar.

"Kondisi melemahnya nilai tukar saat ini berpotensi memengaruhi harga suku cadang impor dan biaya perbaikan kendaraan, sehingga dalam kondisi tertentu kemungkinan berdampak terhadap kenaikan nilai klaim, khususnya pada lini asuransi kendaraan bermotor," ujar Brellian, perwakilan Jasindo.

Meskipun tekanan eksternal seperti fluktuasi mata uang dan harga minyak dunia terus membayangi industri proteksi, Jasindo tetap optimistis situasi ini dapat dimitigasi dengan baik.

"Meski demikian, kami memandang kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika bisnis yang dapat dikelola melalui manajemen risiko yang disiplin, tata kelola yang kuat, serta pemantauan kondisi pasar secara berkelanjutan," kata Brellian.

Artikel terkait

Rekomendasi