Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia akan kedatangan penantang baru asal China. Jetour kini tengah bersiap menambah lini mobil listriknya di Tanah Air dengan menghadirkan kendaraan jenis plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
Model yang akan segera mengaspal dalam waktu dekat adalah Jetour T1 i-DM. SUV dengan gaya urban adventure ini sebelumnya telah meluncur di beberapa pasar global, seperti dikutip dari Detik Oto.
Kendaraan ini mengusung teknologi Intelligent Dual Mode atau i-DM yang menjadi sistem hybrid andalan Jetour. Sistem penggerak tersebut mengombinasikan kinerja mesin bensin konvensional dengan motor listrik.
Langkah Jetour membawa T1 i-DM mempertegas agresivitas pabrikan otomotif asal China dalam menggarap segmen PHEV di Indonesia. Jetour mengklaim model ini mencatat kesuksesan besar di pasar internasional sejak pertama kali diperkenalkan.
Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun dari debut globalnya, SUV medium ini sudah terjual di atas 169 ribu unit. Angka penjualan tersebut tersebar di berbagai wilayah mulai dari Asia, Timur Tengah, hingga Amerika Selatan.
Selain performa penjualan, aspek estetika mobil ini juga mendapat pengakuan internasional. Desain eksterior Jetour T1 berhasil meraih penghargaan bergengsi Red Dot Design Award 2024.
"Jetour melihat kebutuhan konsumen saat ini terus berkembang menuju kendaraan yang tidak hanya memiliki desain kuat dan karakter berbeda, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, efisien, dan nyaman untuk berbagai gaya hidup modern," ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah.
"Kami percaya, Jetour T1 akan menjadi salah satu langkah penting Jetour dalam menghadirkan inovasi global yang semakin relevan bagi pasar Indonesia," lanjutnya.
Spesifikasi Dimensi dan Teknologi
Jetour T1 mengadopsi bahasa desain bodi boxy atau kotak yang kini tengah digemari konsumen global. Karakter bodinya terlihat tegap serta berotot, namun tetap memiliki sentuhan modern yang memberikan kesan futuristis.
Secara visual, tampilan T1 menyerupai model Jetour T2 tetapi hadir tanpa kompartemen ban serep atau konde di bagian belakang. Dimensi kendaraan ini tergolong besar untuk kategori SUV medium.Mobil ini memiliki panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.840 mm. Sementara itu, jarak poros roda atau wheelbase tercatat sepanjang 2.800 mm.
Daya tarik utama kendaraan ini terletak pada integrasi teknologi i-DM. Perpaduan motor listrik dan mesin bensin dirancang untuk memproduksi performa yang responsif sekaligus menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar tetap tinggi.
Hingga saat ini, Jetour Indonesia belum mengumumkan secara rinci mengenai spesifikasi teknis lengkap maupun jadwal peluncuran resminya. Kendati demikian, sinyal peluncuran SUV hybrid ini sudah diperlihatkan melalui unggahan teaser bertuliskan "Power takes a new direction soon".