Pasar otomotif Indonesia bersiap menyambut amunisi baru dari produsen asal China. Dilansir dari Moladin, model yang sedang dipersiapkan tersebut adalah JETOUR T1 i-DM, sebuah SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin turbo dengan motor listrik.
Kendaraan ini dirancang sebagai SUV berkarakter petualang yang tetap menawarkan kenyamanan optimal untuk mobilitas harian. Kehadirannya diproyeksikan menjadi penantang baru dalam segmen kendaraan elektrifikasi tanah air.
Penampilan luar JETOUR T1 i-DM menonjolkan bentuk kotak tegap dengan garis bodi yang tegas. Sektor depan dilengkapi lampu LED modern serta DRL horizontal yang memperkuat kesan futuristis.
Karakter petualang mobil ini dipertegas oleh overfender hitam, roof rail, serta velg berukuran 19 inci dengan ban profil tebal. Dibandingkan dengan tipe JETOUR T2 yang lebih agresif, model T1 i-DM tampil dengan pembawaan yang lebih kalem untuk menjangkau konsumen yang menyukai SUV tangguh yang tidak terlalu ekstrem.
Interior Minimalis dengan Sentuhan Teknologi Tinggi
Kabin kendaraan ini menerapkan konsep minimalis dengan dashboard yang rapi. Pusat kendali fitur kendaraan berfokus pada layar infotainment berukuran 15,6 inci yang mendominasi area tengah.
Kenyamanan pengemudi ditunjang oleh kursi elektrik enam arah yang sudah dilengkapi fitur lumbar support. Bagi penumpang di baris kedua, tersedia ventilasi AC khusus, port USB-A, port USB-C, armrest, serta panoramic sunroof untuk memberikan kesan lapang.
Spesifikasi Mesin dan Teknologi Inteligent Dual Mode
Performa menjadi salah satu keunggulan utama dari model ini melalui penerapan teknologi Intelligence Dual Mode (i-DM). Sistem penggerak standarnya menggunakan Front Wheel Drive (FWD), sementara opsi All Wheel Drive (AWD) tersedia untuk pasar global.
| Komponen Performa | Output Angka |
|---|---|
| Kapasitas Mesin Bensin | 1.500 cc turbo |
| Tenaga Mesin Bensin | 136 PS |
| Torsi Mesin Bensin | 220 Nm |
| Tenaga Gabungan Sistem | 201 PS |
| Torsi Gabungan Sistem | 310 Nm |
Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km
Untuk mendukung efisiensi, kendaraan ini dibekali baterai dengan kapasitas berkisar antara 26 hingga 27 kWh. Daya baterai tersebut memungkinkan mobil melaju menggunakan mode listrik murni hingga sejauh 100 kilometer.
Sistem pengisian daya baterai juga sudah mendukung kemampuan fast charging yang efisien. Proses DC Fast Charging dari 30% ke 80% membutuhkan waktu sekitar 27 menit, sedangkan AC Charging dari 10% hingga penuh memerlukan waktu sekitar 3 jam. Integrasi mesin bensin dan baterai diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh kombinasi melewati 1.000 kilometer.