K-Speed Ubah Honda ST125 Dax Menjadi Cafe Racer Mini yang Agresif

K-Speed Ubah Honda ST125 Dax Menjadi Cafe Racer Mini yang Agresif

Rumah modifikasi asal Thailand, K-Speed, memamerkan kreativitas terbaru mereka dengan merombak motor mini Honda ST125 Dax. Dilansir dari Medcom, motor berukuran kecil ini diubah menjadi sebuah cafe racer mungil yang menampilkan aura agresif serta karakter yang unik.

Pendiri K-Speed, Mr Eak, diketahui mempunyai kedekatan emosional dengan Honda Dax sejak masa remaja karena pernah memiliki versi 50 cc. Oleh karena itu, bengkel ini langsung bergerak mengembangkan paket modifikasi khusus sejak Honda menghidupkan kembali lini Dax beberapa tahun lalu.

Proyek kendaraan terbaru ini diberi nama 'Puppy Racer' dan dibangun sebagai proyek internal bengkel, bukan berdasarkan pesanan pelanggan. Proses pengerjaan fokus pada transformasi visual tanpa mengubah struktur rangka pressed steel bawaan Dax yang juga berfungsi sebagai tangki bahan bakar.

K-Speed menerapkan perubahan besar pada sektor kaki-kaki demi mendapatkan proporsi berkendara ala cafe racer. Area depan sekarang didukung oleh suspensi upside-down Diabolus yang dikombinasikan dengan top yoke bergaya modern.

Ketinggian motor ini dirancang lebih rendah daripada varian standar, salah satunya lewat pemasangan sokbreker belakang lansiran Diabolus. Perubahan paling mencolok terlihat pada adopsi pelek 14 inci untuk roda depan dan belakang, menggantikan pelek standar Dax yang berukuran 12 inci.

Pihak bengkel juga menambahkan wheel cover solid guna mempertegas kesan retro futuristis pada roda. Proses pemasangan roda berukuran 14 inci ini memerlukan penyesuaian teknis yang cukup rumit.

Swingarm belakang harus diperpanjang sekitar empat inci agar mampu menampung dimensi roda baru. Komponen tersebut kemudian diperkuat menggunakan tambahan brace supaya tetap kokoh, disusul dengan peningkatan sistem pengereman lewat selang dan cakram rem baru.

Detail Estetika Minimalis dan Garang

Rangka Honda Dax tidak menyediakan banyak panel bodi untuk dimodifikasi sehingga K-Speed memilih pendekatan desain yang minimalis. Fender depan dan belakang dilepas sepenuhnya, sedangkan jok standar diganti dengan jok model cafe racer dari lini aksesori Diabolus.

Sebuah fork brace handmade dipasang sebagai pengganti spatbor depan pada motor. Meski mengusung konsep ekstrem, fungsi utilitas tetap dipertahankan lewat pembuatan rak kecil di depan jok serta tubular frame belakang yang mengelilingi lampu belakang berukuran besar.

Bagian kokpit dibuat sangat ringkas dengan penggunaan setang clip-on yang dipadukan bersama handgrip Diabolus, spion bar-end, dan sakelar mikro klasik. Speedometer bawaan motor dipindahkan ke sisi kiri rangka agar area setang terlihat bersih.

Modifikasi pendukung lainnya meliputi pemasangan footstep model rear-set, bracket pelat nomor pada swingarm, serta lampu sein LED. Pada sektor performa, K-Speed mempertahankan spesifikasi internal mesin bawaan Dax tanpa perubahan apa pun.

Karakter motor dibuat lebih gahar lewat pemasangan knalpot Diabolus dengan desain dual-exit muffler yang dilengkapi heat shield bermotif mesh. Beberapa aksesori tambahan disematkan pada area mesin, termasuk cover hitam untuk menutup side box krom bawaan Dax agar senada dengan tema matte black di seluruh bodi.

Artikel terkait

Rekomendasi