Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah kantong parkir strategis guna menyambut pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 ini diprediksi akan menyedot antusiasme tinggi dari masyarakat ibu kota. Dilansir dari Otomotif, penyediaan fasilitas parkir ini bertujuan untuk mengakomodasi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi.
Pelaksanaan CFD di koridor Rasuna Said tersebut direncanakan mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian acara pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Bagi warga yang berencana datang menggunakan mobil maupun sepeda motor, tersedia lokasi parkir dengan daya tampung memadai di kawasan Kuningan. Salah satu titik utama yang disiapkan adalah area komersial dan olahraga di jantung Rasuna Said.
| Lokasi Parkir | Kapasitas Mobil | Kapasitas Motor |
|---|---|---|
| Pasar Festival dan GOR Soemantri | 305 | 437 |
Kondisi Jalan HR Rasuna Said sendiri telah mengalami perubahan fisik setelah pembongkaran tiga tiang monorel dilakukan sejak Sabtu, 17 Januari 2026 pagi. Area ini kini lebih terbuka untuk mendukung aktivitas publik.
Langkah antisipatif lain yang dilakukan Dishub DKI Jakarta adalah penerapan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalur kegiatan. Para pengendara yang kerap melintasi rute Kuningan hingga Casablanca diimbau untuk menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan mereka sejak pagi hari.
Urgensi pengaturan ini cukup tinggi mengingat Jalan HR Rasuna Said berperan sebagai koridor utama. Jalur ini menghubungkan titik-titik krusial di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, hingga Jakarta Timur.
Perluasan kawasan bebas kendaraan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Rasuna Said diproyeksikan menjadi titik CFD tetap di masa depan.
"Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti Sudirman-Thamrin," kata Pramono.
Kebijakan penambahan lokasi ini diambil untuk memberikan lebih banyak opsi ruang terbuka bagi warga. Dengan demikian, masyarakat memiliki tempat representatif untuk berolahraga atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga pada akhir pekan.
Guna meminimalisir penumpukan kendaraan di sekitar lokasi, pihak otoritas menyarankan pengunjung untuk beralih ke moda transportasi massal. Layanan transportasi publik seperti TransJakarta dan LRT Jabodebek dipastikan tetap beroperasi secara normal guna mendukung mobilitas masyarakat selama CFD berlangsung.