Pemilik kendaraan tidak perlu mengkhawatirkan kerusakan baterai saat memarkir mobil hybrid di bawah terik matahari langsung pada Sabtu (9/5/2026). Para ahli memastikan bahwa teknologi pendinginan dan pengujian ekstrem dari pabrikan telah menjamin komponen tetap bekerja dalam suhu ideal meski terpapar suhu lingkungan tinggi.
Kekhawatiran mengenai penurunan performa baterai akibat panas udara luar dijawab oleh Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, dilansir dari Otomotif. Ia menjelaskan bahwa meski suhu ruangan memengaruhi usia pakai, kondisi parkir saja tidak akan memberikan dampak signifikan yang merusak sistem baterai.
"Suhu udara ruangan memang mempengaruhi kinerja dan umur batreai. Tapi kalau hanya parkir tidak akan terlalu mempegaruhi " katanya Lung Lung, pemilik Dokter Mobil.
Lung Lung menambahkan bahwa suhu di area sekitar baterai tetap terjaga selama mobil beroperasi karena dukungan sistem pendinginan kendaraan yang menyala bersama AC kabin. Di pasar Indonesia, tipe Innova Zenix Hybrid dari Toyota tercatat sebagai model yang paling diingat masyarakat berdasarkan survei pemahaman mobil listrik Oktober 2023.
Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, turut menegaskan bahwa tidak ada larangan khusus bagi kendaraan hybrid untuk terpapar sinar matahari. Menurutnya, desain teknis mobil jenis ini sudah mengantisipasi berbagai perubahan cuaca dan temperatur.
"Kendaraan jenis ini memang dirancang agar mampu menghadapi berbagai kondisi cuaca, termasuk suhu panas," ucap Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM).
Meski aman, Jayan menyarankan pengendara tetap memprioritaskan area teduh guna menjaga kenyamanan di dalam kabin saat mulai berkendara. Parkir di lokasi terbuka dalam durasi lama lebih berisiko membuat suhu interior melonjak tajam dibandingkan risiko kerusakan komponen teknis.
"Tujuannya bukan soal dapat mengganggu performa, tapi lebih kepada kenyamanan penumpang, agar pas masuk mobil tak terlalu panas," ucap Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pabrikan umumnya meletakkan baterai di posisi yang terlindungi, seperti di bawah jok belakang atau area bagasi, untuk meminimalisir paparan panas langsung. Langkah ini merupakan bagian dari standar keamanan yang telah diuji melalui berbagai simulasi suhu ekstrem.
"Dalam hal ini pabrikan sudah menjamin komponen baterai tetap terlindungi dari paparan panas luar, dia sudah melalui tes panas ekstrem, saat diam ataupun jalan," ucap Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM).