Kekayaan Raffi Ahmad Melonjak Rp 112 Miliar dalam Laporan LHKPN Terbaru

Kekayaan Raffi Ahmad Melonjak Rp 112 Miliar dalam Laporan LHKPN Terbaru

Aset kekayaan Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni kembali mencatat lonjakan signifikan. Suami Nagita Slavina ini baru saja menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru untuk periodik tahun 2025.

Dikutip dari Otomotif, data e-LHKPN yang dilaporkan pada 30 Maret 2026 menunjukkan total pundi-pundi kekayaannya naik sebesar Rp 112 miliar. Jika dikalkulasikan dari laporan awal jabatan pada periodik 2024, nilai kekayaan tersebut tumbuh sekitar 10,92 persen atau setara Rp 112.891.335.068.

Meskipun hampir seluruh sektor asetnya meroket, nilai kepemilikan tanah dan bangunan Raffi Ahmad justru menyusut 23,64 persen menjadi Rp 562,896 miar. Di sisi lain, sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang kenaikan terbesar dalam laporan keuangan terbaru ini.

Nilai aset alat transportasi dan mesin milik Raffi Ahmad melonjak hingga 24,02 persen atau bertambah sekitar Rp 13.248.400.000 dari periode sebelumnya. Saat ini, nilai total kendaraan yang berada di dalam garasinya menyentuh angka fantastis, yakni Rp 68.392.900.000.

Secara keseluruhan, ia memiliki 33 unit kendaraan yang terdiri dari mobil konvensional, kendaraan listrik, hingga deretan mobil klasik bernilai investasi tinggi. Dalam laporan resminya, seluruh koleksi mobil dan motor mewah milik "Sultan Andara" ini tercatat murni sebagai hasil jerih payah sendiri.

Di kategori mobil super dan premium, terdapat deretan kendaraan ikonik dunia dari pabrikan Eropa hingga Amerika yang nilainya mencapai miliaran rupiah per unit. Koleksi tersebut menjadi bagian dari total 33 armada yang dilaporkan.

  • Rolls-Royce Phantom (2022): Rp 18.000.000.000
  • Ferrari F8 Spider (2022): Rp 14.000.000.000
  • Lamborghini Aventador LP 700 (2013): Rp 9.000.000.000
  • Dodge SRT Hellcat (2022): Rp 4.500.000.000
  • Morgan Plus Six (2021): Rp 3.600.000.000
  • MINI Cooper Cooper S (2022): Rp 875.000.000

Koleksi Mobil Klasik Bernilai Investasi

Selain mobil modern, terdapat deretan mobil lawas yang memiliki nilai historis tinggi serta estetika yang tak lekang oleh waktu. Beberapa di antaranya bahkan bernilai miliaran rupiah.

  • Mercedes-Benz 190 SL (1965): Rp 2.500.000.000
  • Porsche Beetle 1303 (1973): Rp 2.200.000.000
  • Ferrari Dino 308 GT (1978): Rp 1.500.000.000
  • Mini Cooper Morris (1979): Rp 500.000.000
  • Volkswagen 1500 (1967): Rp 500.000.000
  • Toyota Starlet (1993): Rp 50.000.000
  • BMW 318i (1990): Rp 40.000.000

Mobil Keluarga dan SUV Modern

Untuk mobilitas harian dan kenyamanan keluarga, aset yang dilaporkan juga mencakup deretan MPV premium serta SUV tangguh. Kategori ini diisi oleh beberapa model ramah lingkungan berteknologi terbaru.

  • Lexus LM350H / Hybrid (2023): Rp 2.109.000.000
  • GWM Tank 500 (2024): Rp 1.208.000.000
  • Denza D9 MRE-FWD (2025): Rp 950.000.000
  • GWM Tank 300 (2024): Rp 837.000.000
  • Toyota Innova Zenix (2023): Rp 620.000.000

Koleksi Kendaraan Roda Dua

Tak hanya roda empat, koleksi roda dua yang dilaporkan juga sangat variatif. Pilihan modifikasinya mulai dari superbike kencang, motor penjelajah, skuter eksklusif, hingga motor listrik pendukung era elektrifikasi.

  • BMW R18 Classic (2021): Rp 1.644.900.000
  • BMW M 1000 RR (2021): Rp 1.600.000.000
  • Piaggio Vespa 946 (2021): Rp 475.000.000
  • Harley Davidson FXCWC (2010): Rp 427.500.000
  • Ducati Diavel (2012): Rp 270.000.000
  • KTM 1290 Super Duke (2016): Rp 245.000.000
  • Ducati Superbike 848 (2011): Rp 225.000.000
  • Triumph Bonneville T100 (2011): Rp 150.000.000
  • Piaggio GTV 250 (2009): Rp 140.000.000
  • Soib Naked Bike 400 (2015): Rp 81.000.000
  • Vespa Sprint S 150 (2022): Rp 47.000.000
  • United T1800 / Motor Listrik (2024): Rp 31.500.000
  • United C2000 / Motor Listrik (2024): Rp 24.000.000
  • United C2000 / Motor Listrik (2024): Rp 24.000.000
  • Yamaha F1ZR / V 110 ZHE (2003): Rp 19.000.000

Seluruh aset kendaraan tersebut dilaporkan dengan status kepemilikan hasil sendiri. Hal ini menegaskan bahwa armada mewah ini dibeli menggunakan pendapatan pribadi dari hasil karier di dunia hiburan dan bisnis.

Artikel terkait

Rekomendasi