Kemenpar Dukung Kejuaraan Renang Asia Perkuat Promosi Wisata Olahraga

Kemenpar Dukung Kejuaraan Renang Asia Perkuat Promosi Wisata Olahraga

Kementerian Pariwisata menggaungkan dukungan terhadap penyelenggaraan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 dan A•STREAM OWS Series Bali 2026 di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026, demi memperkuat promosi destinasi wisata olahraga Indonesia di kancah internasional.

Penguatan promosi sektor wisata tersebut dinilai sangat efektif melalui kehadiran berbagai kompetisi berskala dunia. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Medcom, potensi besar dari sektor ini mampu mendongkrak ekonomi masyarakat lokal serta memperpanjang durasi kunjungan para wisatawan.

"Penyelenggaran event sports tourism tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi saran efektif untuk memperkuat promosi destinasi Indonesia di pasar global," jelas Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Data dari Survei Expedia menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap agenda olahraga, dengan 44 persen pelancong yang bersedia melakukan perjalanan lintas daerah maupun ke luar negeri demi menyaksikan kompetisi pilihan mereka. Selain itu, catatan UN Tourism memperlihatkan kontribusi wisata olahraga mencapai 10 persen dari total belanja wisatawan global sepanjang tahun 2023, yang diproyeksikan melonjak hingga 17,5 persen menjelang tahun 2030.

"Sports tourism menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi Indonesia," papar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Sektor pariwisata ini juga terbukti memberikan dampak berganda yang luas bagi ekosistem pariwisata daerah. Kehadiran para pelaku dan pencinta olahraga dari berbagai negara secara langsung akan menggerakkan roda perekonomian di sekitar lokasi acara.

"Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal," lanjut Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Pemerintah optimistis bahwa integrasi antara aktivitas fisik dan pemulihan kebugaran dapat menjadi daya tarik baru yang menjanjikan bagi para pelancong. Sektor olahraga air di wilayah pesisir dinilai memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar jika dikombinasikan dengan wisata kebugaran.

"Kita sama-sama tahu potensinya sangat luar biasa untuk menyelenggarakan sporturism. Khususnya di bidang merit seperti ini," kata Hafidz Agung Rifai, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Kegiatan Kementerian Pariwisata.

Kebutuhan pasca-olahraga menjadi peluang utama bagi pengembangan fasilitas penunjang di destinasi wisata. Wisatawan yang telah menyelesaikan kompetisi dipastikan memerlukan layanan pemulihan fisik yang berkualitas.

"Sejalan dengan wellness juga kita percaya bahwa mereka yang habis melakukan olahraga itu pasti akan membutuhkan wellness," papar Hafidz Agung Rifai, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Kegiatan Kementerian Pariwisata.

Kompetisi renang perairan terbuka terbesar di Asia ini dijadwalkan berlangsung di Pantai Hotel Intercontinental Bali Resort, Jimbaran, pada 13-15 Juni mendatang. Perhelatan akbar tersebut akan melibatkan 128 atlet yang berasal dari 18 negara di Asia, sementara untuk kategori A•STREAM OWS Series Bali akan diramaikan oleh sekitar 300 peserta.

"Mari bersama-sama kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu menghadirkan event internasional yang berkualitas dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan wisatawan," tutup Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Artikel terkait

Rekomendasi