PLN Jakarta Catat Kenaikan Sembilan Lipat Pengguna Kendaraan Listrik

PLN Jakarta Catat Kenaikan Sembilan Lipat Pengguna Kendaraan Listrik

Jumlah pengguna kendaraan listrik di Jakarta mengalami lonjakan signifikan hingga sembilan kali lipat berdasarkan data terbaru PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin, menyampaikan informasi tersebut di kawasan Jakarta Selatan pada Senin, 5 Mei 2026.

Sebagaimana dilansir dari Suara, Andy memproyeksikan tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut di masa mendatang. Hal tersebut dipicu oleh potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

"Pertumbuhan kendaraan listrik sangat besar, khususnya Jakarta. Naik sampai sembilan kali lipat kendaraannya," ungkap Andy, General Manager PLN UID Jakarta Raya.

Peningkatan populasi kendaraan ramah lingkungan ini turut mengubah perilaku masyarakat dalam mengisi daya baterai. Data PLN menunjukkan adanya pergeseran pola di mana warga kini lebih memilih melakukan pengisian daya secara mandiri di kediaman masing-masing.

Catatan internal perusahaan mengungkapkan bahwa penggunaan fasilitas pengisian daya di rumah atau home charging melesat 21 kali lipat sejak tahun 2021. Hingga periode laporan ini, tercatat sudah ada 830 ribu pengguna yang memanfaatkan layanan tersebut.

Faktor utama tingginya minat warga terhadap home charging adalah kebijakan tarif khusus pada jam tertentu. Pelanggan mendapatkan potongan harga atau diskon tarif listrik jika melakukan pengisian daya di atas pukul 22.00 WIB.

Selain insentif tarif, PLN juga memberikan potongan biaya bagi pelanggan yang melakukan pemasangan sambungan baru untuk fasilitas pengisian daya di rumah. Upaya ini dilakukan guna menarik lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.

Untuk memfasilitasi kebutuhan pengisian daya saat dalam perjalanan, PLN terus melakukan ekspansi jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Penambahan titik SPKLU dianggap krusial untuk menunjang mobilitas pengguna di seluruh wilayah ibu kota.

"Kami berkeinginan untuk masyarakat pengguna EV tidak kesulitan dalam melakukan isi daya," ungkap Andy, General Manager PLN UID Jakarta Raya.

Layanan pendukung juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi seluler. PLN menyediakan fitur Trip Planner yang berfungsi membantu pengemudi menemukan lokasi SPKLU terdekat serta memantau status antrean secara real-time.

Artikel terkait

Rekomendasi