Ketahanan Transmisi CVT Mitsubishi Mirage Menjadi Pilihan Menarik Mobil Bekas

Ketahanan Transmisi CVT Mitsubishi Mirage Menjadi Pilihan Menarik Mobil Bekas

Sistem transmisi Continuously Variable Transmission atau CVT kerap memicu kekhawatiran bagi calon konsumen mobil bekas di Indonesia. Kekhawatiran mengenai kerentanan sabuk baja yang mudah putus serta tingginya biaya perbaikan sering kali membuat calon pembeli ragu untuk memilih mobil matic jenis ini.

Kekhawatiran masyarakat tersebut dinilai wajar karena beberapa model mobil yang beredar di pasaran kerap dilaporkan mengalami kerusakan mendadak pada sabuk bajanya saat dikendarai. Meski demikian, karakteristik sistem transmisi CVT berbeda-beda pada setiap produsen otomotif.

Para mekanik spesialis transmisi otomatis memberikan penilaian positif terhadap durabilitas komponen CVT buatan beberapa pabrikan, termasuk Mitsubishi. Dilansir dari Suara, sistem CVT pada kendaraan Mitsubishi dikenal memiliki daya tahan yang tinggi di kalangan praktisi perbengkelan.

Mitsubishi Mirage menjadi salah satu model city car yang menunjukkan ketahanan sistem transmisi yang kuat walaupun masa pakainya sudah berjalan lama. Komponen berbobot ringan ini dinilai meminimalkan risiko kerusakan fatal pada sistem penyaluran tenaga kendaraan.

Mekanik dari bengkel spesialis Domo Transmisi, Ko Freddy, menjelaskan perbandingan durabilitas komponen tersebut dengan tipe city car lainnya.

"Jelas lebih bandel CVT Mitsubishi Mirage. Kasus CVT Mirage ada enggak? Ada tapi masih dikit banget. CVT Mirage itu sama dengan cvt-nya Nissan... tapi kalau di Mirage entah kenapa memang agak sedikit lebih sedikit (kasus kerusakan, -red) , hampir jarang malah. Mungkin salah satunya karena bobot ya, balik lagi kan pada CVT, bobot mobil itu berpengaruh" ujar Ko Freddy.

Ko Freddy juga menambahkan bahwa material sabuk baja pada sistem transmisi Mitsubishi sangat jarang ditemukan dalam kondisi terputus.

Mitsubishi Mirage mengandalkan dapur pacu jenis DOHC MIVEC dengan kapasitas mesin sebesar 1.193 cc atau setara dengan 1.2L. Mesin tersebut ditunjang oleh sistem pasokan bahan bakar ECI-MPI untuk menjaga efisiensi konsumsi bensin sekaligus mempertahankan performa berkendara.

Pada area interior, kendaraan perkotaan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas standar penunjang kenyamanan. Beberapa fitur yang tersedia di dalam kabin meliputi perangkat multimedia, sistem pengondisi udara (AC), serta tombol pengendali fungsional pada bagian Steering Wheel.

Skema Konsumsi Bahan Bakar

Berdasarkan data operasional dari Drive Place pada penggunaan normal, tingkat konsumsi bahan bakar kendaraan ini terbagi dalam beberapa kategori lintasan. Saat melintasi rute perkotaan, mobil ini mengonsumsi 6,4 liter bensin untuk menempuh jarak 100 km, yang berarti memiliki rasio efisiensi sebesar 15,6 km/liter.

Efisiensi konsumsi bahan bakar mengalami peningkatan saat kendaraan dipacu di jalur bebas hambatan atau jalan tol. Untuk jarak tempuh 100 km di jalan tol, volume bensin yang dihabiskan sebanyak 5,4 liter atau mencatatkan rasio efisiensi hingga 18,5 km/liter.

Secara akumulatif, rata-rata kebutuhan bahan bakar untuk menempuh jarak 100 km adalah sebesar 5,9 liter. Angka rata-rata tersebut menunjukkan tingkat efisiensi keseluruhan berada pada kisaran 16,9 km/liter.

Estimasi Harga Bekas dan Biaya Pajak

Unit seken dari city car ini ditawarkan dengan nominal yang kompetitif di pasar mobil bekas. Model dengan varian tertinggi, yaitu tipe Exceed rakitan tahun 2013, dipasarkan dengan kisaran harga Rp 78 jutaan untuk area Jakarta.

Beban biaya operasional berkala seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mobil ini juga relatif rendah. Nilai pajak tahunan untuk unit produksi tahun 2012 sampai 2014 berada pada rentang nominal antara Rp 1,6 juta hingga Rp 2,1 juta.

Sementara itu, unit dengan tahun perakitan yang lebih muda seperti keluaran tahun 2017 atau 2018 memiliki besaran nilai pajak berkisar antara Rp 1,8 juta hingga Rp 2,2 juta. Seluruh nominal pengeluaran pajak tersebut belum mencakup biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) senilai Rp 143.000.

Artikel terkait

Rekomendasi