Kia Indonesia Bakal Luncurkan Carens EV dengan TKDN 80 Persen

Kia Indonesia Bakal Luncurkan Carens EV dengan TKDN 80 Persen

Kia Sales Indonesia mengonfirmasi rencana peluncuran unit mobil listrik Kia Carens untuk pasar otomotif nasional pada akhir tahun ini. Kepastian kehadiran kendaraan listrik murni tersebut disampaikan perusahaan sebagai langkah memperkuat lini produk ramah lingkungan mereka di tanah air.

Dilansir dari Suara, kendaraan ini dipastikan memiliki spesifikasi yang berbeda dengan Hyundai Stargazer meski keduanya berbagi landasan teknis yang serupa. Perbedaan posisi pasar menjadi alasan utama Kia membedakan kedua model tersebut bagi konsumen di Indonesia.

VP Operation Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menjelaskan bahwa meski terlihat mirip, Carens dirancang untuk mengisi segmen MPV C, sementara Stargazer lebih ditujukan pada pasar MPV B. Perbedaan filosofi desain ini membuat proses pengembangan kedua model tersebut tidak berjalan di jalur yang sama.

"Jadi secara proses developmen memang berbeda. Tapi memang secara platform sama," ujar Harry Yanto, Selasa (28/4/2026).

Penampilan fisik Kia Carens EV diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan model konvensional yang sudah dipasarkan saat ini. Perubahan signifikan hanya terlihat pada bagian wajah kendaraan yang menggunakan desain minimalis tanpa saluran udara atau grill yang lebar guna mengoptimalkan aerodinamika.

Sektor performa akan didukung oleh motor listrik bertenaga 169 daya kuda dengan torsi mencapai 255 Nm pada roda depan. Konsumen nantinya diberikan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 42 kWh dan 51,4 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 400 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Pemanfaatan fasilitas produksi milik Hyundai menjadi strategi Kia untuk memenuhi regulasi lokal sekaligus mendapatkan insentif pajak dari pemerintah. Langkah ini memungkinkan Kia Carens EV mencapai ambang batas komponen lokal yang sangat tinggi.

"Kita melihat peluang ada insentif kendaraan listrik yang memiliki TKDN besar. Ini (Carens listrik) sudah memiliki TKDN bisa mencapai 80 persen," tegas Harry.

Meski harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, mobil ini telah dipasarkan di India dengan kisaran harga 17,99 hingga 25 lakh, atau setara dengan Rp 342 juta sampai Rp 475 juta. Di pasar domestik, model ini akan bersaing langsung dengan pemain lama seperti BYD M6 dan lini kendaraan listrik dari VinFast.

Artikel terkait

Rekomendasi