Kia Sales Indonesia meluncurkan inisiatif strategis bertajuk 2026 Kia Collezione guna memperkokoh struktur industri otomotif di tanah air. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengembangan basis produksi lokal yang terintegrasi dengan jaringan global.
Transformasi besar ini berfokus pada efisiensi manufaktur agar brand asal Korea Selatan tersebut memiliki pertumbuhan berkelanjutan di pasar domestik. Inisiatif tersebut juga mencakup penyesuaian harga pada sejumlah model unggulan agar lebih kompetitif bagi konsumen.
VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menjelaskan bahwa penguatan struktur industri merupakan elemen krusial. Seperti dilansir dari Suara, posisi Indonesia dinilai semakin strategis dalam peta bisnis global perusahaan tersebut.
"Indonesia memiliki posisi yang semakin strategis dalam jaringan bisnis global Kia. Penguatan produksi lokal bukan hanya soal kapasitas produksi, tetapi tentang bagaimana kami membangun struktur yang lebih efisien, lebih fleksibel, dan lebih siap dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang," ujar Harry Yanto, Rabu (6/5/2026).
Sepanjang tahun 2026, Kia melakukan ekspansi produk secara agresif untuk menjawab dinamika pasar yang beragam. Beberapa model kini memiliki harga baru yang lebih relevan dengan daya beli masyarakat Indonesia saat ini.
Unit New Sonet kini dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp263 juta hingga Rp313 juta. Sementara itu, The All-new Carens ditawarkan pada kisaran harga Rp299 juta sampai Rp379 juta bagi pelanggan di tanah air.
Rangkaian peluncuran produk baru juga telah dipersiapkan, mulai dari The All-new Carens di segmen MPV hingga The Next Gen Seltos pada kategori compact SUV. Kia juga memperkenalkan PV5 BEV sebagai representasi kendaraan listrik masa depan.
Perusahaan otomotif ini bahkan memiliki rencana besar untuk memproduksi MPV listrik secara lokal. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud nyata dukungan terhadap percepatan era elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Harry Yanto menambahkan bahwa setiap model yang dihadirkan memiliki pengembangan dengan peran yang spesifik. Hal ini bertujuan agar konsumen memiliki pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan fungsional maupun pengalaman berkendara mereka.
"Setiap model dikembangkan dengan peran yang spesifik. Tujuannya agar konsumen bisa menemukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dari sisi fungsi, ukuran, maupun pengalaman berkendara yang diharapkan," jelas Harry.
Sisi layanan purna jual juga mendapatkan penguatan melalui jaminan garansi selama tujuh tahun atau mencapai jarak tempuh 200.000 km. Pelanggan juga akan mendapatkan program gratis perawatan selama empat tahun yang mencakup biaya jasa dan suku cadang.
Optimasi logistik dan rantai pasok dilakukan melalui sinergi dengan Hyundai Motor Group. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan layanan purna jual di seluruh kota besar di Indonesia dapat berjalan dengan maksimal bagi seluruh pemilik kendaraan Kia.