Komunitas GSrek Indonesia Rampungkan Misi Sosial dan Touring di Sumba

Komunitas GSrek Indonesia Rampungkan Misi Sosial dan Touring di Sumba

Komunitas GSrek Indonesia Jakarta Chapter secara resmi menyelesaikan rangkaian program Homecoming Sumba 2026 yang berlangsung selama satu pekan. Perjalanan yang dimulai pada 26 April hingga 2 Mei 2026 tersebut mengombinasikan kegiatan petualangan dengan aksi nyata di bidang sosial.

Dilansir dari Suara, sebanyak 81 peserta terlibat dalam touring adventure ini untuk melintasi berbagai wilayah di Pulau Sumba. Fokus utama kegiatan diarahkan pada perbaikan infrastruktur air bersih dan dukungan sektor pendidikan bagi masyarakat setempat yang masih mengalami keterbatasan fasilitas dasar.

Di sektor sarana publik, para anggota komunitas melakukan instalasi tandon air, pemasangan jaringan pipa, hingga pengadaan keran air. Fasilitas ini ditujukan langsung untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air bersih bagi para siswa di sekolah-sekolah pedesaan Sumba.

Selain infrastruktur air, sektor pendidikan menjadi pilar penting dalam misi kemanusiaan ini. Komunitas menyasar sejumlah institusi pendidikan seperti SD Negeri Ndata, SLB Negeri Loura, dan SD Inpres Pantai Rua untuk menyalurkan berbagai bantuan.

Hendra Saputra, Ketua GSrek Indonesia Jakarta Chapter, memberikan penjelasan terkait implementasi program tersebut di lapangan. Ia menyebutkan bahwa antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para siswa di lokasi-lokasi kunjungan.

"Kedatangan kami mendapat sambutan hangat dari siswa-siswi di tiga sekolah yang kami kunjungi. Melalui program ini, kami telah menyalurkan bantuan instalasi air bersih, perlengkapan pendidikan, hingga kebutuhan pokok bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan. Bahkan di salah satu sekolah, kami juga menghadirkan instalasi panel surya untuk membantu menunjang proses belajar mengajar karena sekolah tersebut belum memiliki akses listrik yang memadai," ujar Hendra Saputra, Rabu (13 Mei 2026).

Respon Positif Masyarakat

Aksi ini memicu gelombang dukungan dari publik setelah kondisi nyata di lapangan diunggah ke platform digital. Dampaknya, bantuan tambahan berhasil dikumpulkan dan disalurkan kembali ke sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian mendesak tersebut.

Hendra Saputra menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara komunitas dengan masyarakat luas selama periode kegiatan berlangsung.

"Kami bersyukur perhatian terhadap kondisi sekolah-sekolah yang kami kunjungi mendapat respons positif dari banyak pihak. Dukungan dari masyarakat dan para followers turut membantu menghadirkan perhatian yang lebih luas terhadap kebutuhan sekolah tersebut," kata Hendra Saputra.

Pelaksanaan program Homecoming Sumba 2026 ini dapat terwujud berkat kolaborasi dari berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh selama operasional di lapangan. Agenda ini memperkuat posisi komunitas otomotif dalam memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan wilayah terpencil.

Artikel terkait

Rekomendasi