Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya peran komunitas otomotif dalam menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya polarisasi sosial pada perayaan HUT ke-8 Motor Besar Indonesia (MBI) di Jakarta, Jumat malam (15/5).
Peran penting tersebut didasarkan pada perkembangan komunitas otomotif yang kini bertransformasi menjadi ruang sosial baru, dilansir dari Detik Oto. Berbagai organisasi otomotif nasional tercatat aktif menggelar kegiatan bakti sosial, donor darah, hingga touring kebangsaan lintas daerah sepanjang tahun 2025.
Eksistensi gerakan ini diperkuat oleh data Asosiasi Automotif Indonesia yang menunjukkan bahwa lebih dari 60% anggota komunitas otomotif terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat.
"Komunitas otomotif sekarang sudah berkembang menjadi kekuatan sosial. Di dalamnya ada semangat brotherhood, gotong royong, dan rasa kebersamaan yang bisa menjadi perekat persatuan bangsa," ujar Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pembina IMI.
Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan bahwa komunitas otomotif mampu menghadirkan ruang interaksi yang cair di tengah situasi masyarakat yang rentan terbelah akibat politik identitas dan perang opini di media sosial. Hubungan sosial yang setara terbangun saat anggota dari beragam suku, agama, dan daerah berkegiatan bersama di jalan raya.
"Touring jangan lagi dimaknai sekadar konvoi. Touring harus menjadi gerakan sosial yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI ke-20 tersebut.
Aksi kemanusiaan dinilai menjadi perwujudan nyata dari semangat kebangsaan tersebut, terutama ketika komunitas otomotif bergerak langsung memberikan bantuan di lapangan.
"Ketika komunitas otomotif turun membantu korban bencana, donor darah, membangun solidaritas lintas daerah, di situlah semangat kebangsaan tumbuh secara nyata," sambung Bambang Soesatyo.
Menurut Bamsoet, tantangan utama bagi seluruh anggota saat ini adalah menyeimbangkan identitas kelompok dengan tanggung jawab sosial. Semangat persaudaraan internal harus diperluas menjadi solidaritas yang menyentuh masyarakat luas melalui promosi budaya lokal maupun aksi kemanusiaan.
"Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang persaudaraan yang mampu melampaui perbedaan politik, agama, dan status sosial. Komunitas otomotif bisa mengambil peran itu," kata Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Kehormatan MBI itu.
Komunitas otomotif diharapkan terus mengarahkan kegiatannya pada penguatan nilai-nilai kebangsaan secara konsisten.
"Ketika para bikers mampu menjadi teladan dalam solidaritas sosial, mereka sedang ikut menjaga persatuan Indonesia," pungkas Bambang Soesatyo.