Korlantas Polri tengah menyiapkan SIM digital yang terintegrasi langsung ke dalam smartphone pengendara. Langkah ini menjadi solusi modern agar masyarakat tidak perlu panik saat tertinggal dompet ketika ada pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan raya.
Terobosan terbaru ini bukan sekadar menyimpan foto kartu di galeri ponsel yang selama ini dianggap tidak sah oleh petugas. Format SIM digital ini dirancang khusus dalam bentuk barcode atau kode batang yang dinamis serta terenkripsi melalui satu pintu aplikasi resmi.
Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo, menjelaskan inovasi ini dirancang untuk mempermudah identifikasi pengendara, seperti dikutip dari Suara.
"Melalui aplikasi Digital Korlantas Polri, masyarakat dapat menyimpan dan menampilkan SIM dalam bentuk digital. Data yang tersedia mencakup identitas pemilik, nomor SIM, masa berlaku, serta dilengkapi QR code untuk keperluan verifikasi oleh petugas di lapangan," ujar Wibowo, dikutip dari laman Korlantas Polri.
Proses verifikasi saat razia diklaim berlangsung dalam hitungan detik. Pengendara cukup membuka aplikasi di smartphone dan menunjukkan barcode kepada petugas untuk dipindai menggunakan alat khusus.
Sistem data terpusat ini juga berfungsi mempersempit ruang gerak pemalsuan dokumen kendaraan di ekosistem otomotif. Validitas izin mengemudi kini bertumpu langsung pada server kepolisian.
"Ke depan, keabsahan SIM akan bertumpu pada data di server, bukan semata pada kartu fisik. Ini akan meningkatkan efisiensi, mempercepat proses pemeriksaan, serta meminimalkan potensi pemalsuan," jelas Wibowo.
Integrasi sistem ini nantinya akan terhubung dengan Sistem Tilang Elektronik (ETLE), fitur notifikasi masa berlaku, hingga layanan perpanjangan SIM secara online.
Meskipun menawarkan kepraktisan, masyarakat diimbau untuk tetap membawa kartu fisik selama masa transisi karena infrastruktur jaringan di beberapa daerah belum merata.
"Pada tahap awal, kami tetap mengimbau masyarakat untuk membawa SIM fisik sebagai cadangan, sembari menunggu kesiapan sistem secara menyeluruh di seluruh wilayah," tambah Wibowo.