Desainer otomotif Alexey Semenov menyoroti kegagalan estetika eksterior mobil listrik Ferrari Luce EV yang memicu banyak kritik dari masyarakat luas pada Selasa (2/6), sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Mantan desainer GWM dan Nio tersebut menjelaskan bahwa kendaraan ini menjadi studi kasus menarik tentang perbedaan mendasar prinsip desain produk industrial dan desain otomotif.
"Dari segi proporsi eksterior, kendaraan ini terlihat pendek, sempit, dan tinggi, kombinasi yang cukup menantang dalam estetika kendaraan dan membuat pengelolaan volume bodi menjadi sangat krusial," ujar Alexey Semenov.
Semenov menilai penanganan volume bodi pada kendaraan listrik tersebut tidak mampu menyelesaikan persoalan dimensi yang dihadapi.
"Sayangnya, pengolahan volume pada mobil ini tidak sepenuhnya berhasil menyelesaikan tantangan proporsional tersebut. Mobil ini memancarkan kesan visual yang terkompresi, sesuatu yang gagal diatasi bahasa desain yang diusungnya," tambah Alexey Semenov.
Pria yang pernah bekerja di Subaru dan Fiat ini kemudian menunjuk pemilihan ukuran dan warna pelek roda yang terlalu mencolok sebagai penyebab lain munculnya respons negatif publik.
"Alih-alih memperkuat kesan kokoh dan memperpanjang postur mobil, velg tersebut justru tampak terlalu kecil dibanding massa bodi secara keseluruhan," tutur Alexey Semenov.
Semenov berpendapat bahwa pembagian warna pada pelek justru menyamarkan diameter asli roda sehingga terlihat lebih kecil dari kapasitas mekanisnya.
"Ini sebenarnya tantangan yang sudah sangat dipahami dalam desain otomotif: bobot visual velg harus disesuaikan dengan persepsi massa bodi, bukan sekadar ukuran mekanisnya. Pembagian warna velg justru mengurangi kesan diameternya, sehingga secara visual terlihat seperti velg 14-15 inch," lanjut Alexey Semenov.
Kondisi bagian belakang mobil juga disorot karena transisi garis atap yang tidak mengalir dengan baik, sehingga memunculkan kesan terpotong.
"Akibatnya, massa belakang mobil terasa seperti dipotong secara mendadak alih-alih diselesaikan dengan baik, sehingga keseluruhan desain kehilangan finishing yang memuaskan," ungkap Alexey Semenov.
Ia menambahkan bahwa perancangan mobil ini terkesan bimbang karena tidak mengambil pendekatan yang radikal ataupun minimalis secara penuh.
"Perhatian yang lebih mendalam terhadap detail eksterior, serta keberanian mengikuti logika pendekatan desain produk hingga ke titik ekspresi maksimalnya, bisa saja menghasilkan karya yang jauh lebih istimewa. Saat ini, Luce terasa tidak sepenuhnya berhasil menjadi salah satu dari dua hal tersebut," tegas Alexey Semenov.
Kendati memberikan banyak kritik pada sisi luar, Semenov mengapresiasi pengerjaan bagian kabin mobil yang dinilai sangat konsisten dan matang.
"Interior Luce layak mendapat apresiasi tersendiri. Kabinnya tampil percaya diri, koheren, dan terselesaikan dengan sangat. Detail mekanisnya terasa matang, kualitas sentuhannya meyakinkan, dan filosofi desainnya diterapkan secara konsisten," kata Alexey Semenov.