PT Mobil Anak Bangsa Rakit Mikro SUV Listrik Solarky

PT Mobil Anak Bangsa Rakit Mikro SUV Listrik Solarky

PT Mobil Anak Bangsa (MAB) meluncurkan proyek perakitan mikro SUV listrik Solarky Sun V yang dilengkapi panel surya pada bagian atapnya, dilansir dari Otomotif. Kendaraan elektrifikasi unik tersebut lahir dari kolaborasi internasional yang disepakati sejak akhir tahun 2025 lalu.

Dalam kemitraan tiga pihak ini, MAB memegang peran sebagai perakit lokal di Indonesia. Sementara itu, teknologi kendaraan dimiliki oleh Solarky, dan PT Fortuna Ventura Investindo bertindak menjadi distributor resminya.

Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB), Achmad Rofiqi menjelaskan bahwa penjajakan ini dimulai saat pihak Solarky berupaya mencari rekanan lokal di dalam negeri.

"Awal kerja samanya, kami memang terbuka dengan siapa pun. Kebetulan saat itu mereka sedang mencari partner di Indonesia untuk merakit kendaraan tersebut," ujar Achmad Rofiqi, Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Fasilitas produksi MAB di Demak, Jawa Tengah, menjadi alasan utama Solarky mengajukan diskusi. Pertimbangan lain dari mitra internasional tersebut adalah tingginya regulasi pajak untuk kendaraan yang diimpor secara utuh atau CBU.

"Mereka juga melihat skema pajak untuk kendaraan CBU di Indonesia cukup tinggi," kata Achmad Rofiqi, Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Pihak internal MAB kemudian menindaklanjuti rencana kerja sama ini dengan melakukan berbagai studi kelayakan. Evaluasi mendalam diterapkan mulai dari aspek teknis hingga kapasitas operasional pabrik.

"Kebetulan mereka sudah mendengar mengenai MAB dan akhirnya kami membuka diskusi bersama. Kami juga mempelajari apakah fasilitas yang kami miliki di Indonesia cukup untuk merakit model-model tersebut," ujar Achmad Rofiqi, Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Rofiqi menegaskan bahwa kesiapan tim riset dan pengembangan (R&D) menjadi penentu sebelum komitmen resmi dibuat. Proses perakitan yang dinilai tidak terlalu rumit membuat manajemen MAB menyetujui proyek ini.

"Karena kami juga tidak bisa sembarangan menerima order. Jadi kami lihat prosesnya tidak terlalu rumit, lalu kami cek ke tim R&D dan ternyata punya tujuannya. Dari sisi operasional juga dinyatakan siap," ujarnya Achmad Rofiqi, Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Penandatanganan kontrak kerja sama akhirnya resmi dilakukan tahun lalu setelah seluruh proses peninjauan selesai. Saat ini, kegiatan pabrik sudah memasuki tahap mendatangkan komponen-komponen kendaraan dari luar negeri.

"Akhirnya kami sepakat dan menandatangani kerja sama pada tahun lalu dengan Solarkey. Sampai sekarang kerja sama tersebut sudah berjalan dan kami mulai melakukan impor part untuk proses perakitan di Indonesia," kata Achmad Rofiqi, Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Sebagai produsen otomotif nasional yang berfokus pada ekosistem elektrifikasi, MAB memiliki portofolio produk yang beragam. Perusahaan dalam negeri ini tercatat memproduksi bus listrik, truk listrik, hingga kendaraan penumpang untuk kebutuhan pasar domestik.

Artikel terkait

Rekomendasi