Malaysia Puncaki Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Asia Tenggara

Malaysia Puncaki Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Asia Tenggara

Malaysia mengukuhkan posisi sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara pada kuartal pertama tahun 2026 dengan total 10,6 juta wisatawan mancanegara. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia, Tiong King Sing, memberikan keterangan mengenai tren positif ini di tengah situasi geopolitik global. Ia menyoroti pergeseran asal negara wisatawan yang masuk ke wilayah Malaysia selama tiga bulan pertama tahun ini.

"Meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan dari Timur Tengah, terdapat sedikit peningkatan jumlah wisatawan yang datang dari negara-negara Asia dan Eropa" kata Tiong King Sing, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya.

Data tersebut menempatkan Malaysia di atas Thailand yang kini turun ke peringkat kedua dengan angka 9,3 juta kunjungan, menyusut sekitar 2,3 persen. Sementara itu, Vietnam menempati posisi ketiga dengan 6,76 juta wisatawan asing, yang justru melonjak 12 persen dari tahun sebelumnya.

Kinerja pariwisata di tingkat negara bagian turut terdongkrak, terutama di Johor yang mencatat penerimaan pariwisata mencapai RM 42,48 miliar. Wilayah ini menyambut sekitar 12 juta pengunjung dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan kebijakan visa yang lebih fleksibel bagi para pelancong.

Ketua Komite Persatuan Negara Bagian, Budaya, dan Warisan, K. Raven Kumar, menyatakan bahwa otoritas setempat sedang menggencarkan promosi bertajuk kampanye Visit Johor 2026. Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi kunjungan internasional melalui serangkaian agenda besar.

"Dalam kampanye ini, Johor mencoba mempersiapkan antara 100 hingga 170 acara sepanjang tahun yang bisa menarik pengunjung dari seluruh dunia" ujar K. Raven Kumar, Ketua Komite Persatuan Negara Bagian, Budaya, dan Warisan.

Singapura tetap menjadi kontributor wisatawan terbesar bagi Johor, yang kemudian disusul oleh pasar dari Indonesia, China, dan India. Raven Kumar menjelaskan bahwa pihaknya terus memperluas sektor wisata mulai dari kebun binatang hingga ekowisata di lokasi-lokasi strategis.

"Menurut keterangan Revan Kumar, Johor akan mencoba memperluas berbagai sektor wisata seperti kebun binatang, tempat wisata warisan, hingga ekowisata dengan menampilkan situs-situs seperti Kampung Sungai Melayu, Taman Negara Tanjung Piai dan Taman Negara Gunung Ledang yang menarik pengunjung" kata K. Raven Kumar, Ketua Komite Persatuan Negara Bagian, Budaya, dan Warisan.

Pemerintah Malaysia juga telah mengaktifkan 16 titik masuk utama baik melalui jalur darat, udara, maupun laut. Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara kementerian terkait dengan Tourism Malaysia untuk mempermudah akses masuk bagi wisatawan global.

Artikel terkait

Rekomendasi