Raksasa otomotif India Maruti Suzuki bersiap memperkenalkan kendaraan berbahan bakar fleksibel atau flex-fuel pertamanya untuk menandai era baru mobilitas ramah lingkungan di negara tersebut. Peluncuran perdana mobil berbasis etanol ini dijadwalkan meluncur bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Rabu (27/5/2026), dilansir dari Otomotif.
Informasi mengenai rencana peluncuran tersebut dibocorkan langsung oleh Menteri Perhubungan Darat dan Jalan Raya India Nitin Gadkari dalam sebuah acara di Nagpur, India, belum lama ini. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah India dalam menekan emisi gas buang secara signifikan.
Pengembangan teknologi ramah lingkungan ini bukan merupakan langkah instan bagi Maruti Suzuki. Pabrikan berlogo huruf S tersebut diketahui telah lama melakukan riset serta pengembangan teknologi bahan bakar fleksibel secara rahasia sebelum akhirnya siap diperkenalkan ke pasar publik.
Keseriusan komitmen perusahaan sempat ditunjukkan lewat pemameran prototipe Maruti Suzuki Fronx yang mengadopsi standar E100 atau 100 persen etanol. Kendaraan konsep tersebut diperkenalkan secara resmi dalam ajang Japan Mobility Show 2025 sebagai sinyal kesiapan adaptasi terhadap bahan bakar alternatif.
Penyediaan produk dari sisi produsen kini diikuti dengan percepatan pembangunan ekosistem pendukung oleh pemerintah India. Otoritas setempat tengah menggodok rencana besar untuk mendirikan sekitar 5.000 stasiun pengisian bahan bakar E100 di seluruh penjuru negeri dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Kebijakan agresif pembangunan infrastruktur tersebut sengaja diambil demi mengurangi ketergantungan India yang tinggi terhadap impor minyak mentah. Kehadiran mobil flex-fuel dari Maruti Suzuki diprediksi bakal menjadi stimulus penting yang membuat kendaraan bertenaga etanol semakin diminati masyarakat sekaligus membantu mewujudkan ambisi kemandirian energi.