Mengenal Teknologi BYD DM yang Mengutamakan Sistem Penggerak Listrik

Mengenal Teknologi BYD DM yang Mengutamakan Sistem Penggerak Listrik

Riset mendalam terhadap teknologi otomotif terus berjalan secara dinamis. Salah satu inovasi terbaru datang dari pabrikan asal Tiongkok, BYD, yang mengembangkan teknologi Dual Mode atau DM.

Dikutip dari Medcom, teknologi BYD DM merupakan bagian dari sistem New Energy Vehicle (NEV). Sistem ini memadukan konsep Electric Vehicle (EV) dan Hybrid untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian.

Teknologi tersebut dirancang sebagai solusi komprehensif agar pengguna tidak khawatir dengan jarak tempuh. Pendekatan kerjanya mengutamakan sistem berbasis listrik sebagai penggerak utama kendaraan.

Saat digunakan untuk jarak pendek di area perkotaan, kendaraan dapat beroperasi sepenuhnya menggunakan moda EV. Sementara untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik, sistem ini diklaim tetap lebih hemat daripada mobil konvensional.

Perbedaan mendasar dengan kendaraan konvensional terletak pada sumber tenaga utama. Jika mobil biasa mengandalkan mesin bensin, BYD DM memprioritaskan motor listrik, sedangkan mesin bensin hanya menjadi pendukung energi.

Pengembangan eksklusif ini menghasilkan sensasi berkendara yang halus, senyap, dan bertenaga. Selain itu, manajemen energi yang cerdas membuat konsumsi bahan bakar menjadi sangat rendah.

Sistem ini mengadopsi filosofi Electric-First yang memaksimalkan kinerja kendaraan sesuai kebutuhan. Saat ini, teknologi DM dari BYD tersedia dalam tiga varian berbeda, yaitu DM-i, DM-p, dan DMO.

Varian DM-i berfokus penuh pada efisiensi berkendara, sementara DM-p menitikberatkan pada performa tinggi. Di sisi lain, varian DMO dirancang khusus untuk kebutuhan off-road di kondisi ekstrem.

Sistem penggerak ini mengandalkan motor listrik berdaya tinggi untuk akselerasi instan. Dukungan baterai berkapasitas besar membuat operasional harian terasa seperti menggunakan kendaraan listrik murni.

Pada kecepatan tinggi, sistem dapat menggabungkan tenaga mekanis mesin dan motor listrik. Kombinasi tersebut berfungsi untuk meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.

Mode EV

Mode EV menyajikan pengalaman berkendara yang senyap, nyaman, dan responsif. Dalam opsi ini, roda kendaraan sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik tanpa aktifnya mesin bensin.

Opsi ini sangat cocok untuk penggunaan di dalam kota. Moda EV menghasilkan nol emisi dan tidak memerlukan konsumsi bahan bakar sama sekali.

Mode HEV Series

Ketika kondisi daya baterai berada di bawah batas State of Charge (SOC) yang ditentukan, mesin bensin akan aktif secara otomatis. Langkah ini berfungsi untuk memperpanjang jarak tempuh kendaraan.

Mesin bensin bekerja sebagai generator untuk mengisi kembali daya baterai, sementara roda tetap diputar oleh motor listrik. Mode ini optimal untuk kecepatan rendah hingga menengah.

Mode HEV Parallel

Pada mode HEV Parallel, roda kendaraan digerakkan oleh kombinasi motor listrik dan mesin bensin secara bersamaan. Perpaduan ini menghasilkan akselerasi yang sangat responsif.

Moda ini sangat ideal untuk bermanuver, seperti saat menyalip kendaraan lain di jalan tol. Keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi tetap terjaga meskipun daya baterai dalam kondisi rendah.

Artikel terkait

Rekomendasi