Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Wisata Prambanan dan Stasiun Tugu

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Wisata Prambanan dan Stasiun Tugu

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau kesiapan fasilitas pelayanan publik di Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Sabtu (30/5). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan para wisatawan dan pengguna kereta api menjelang musim libur sekolah.

Pemeriksaan langsung tersebut mencakup aspek transportasi, akomodasi, hingga layanan pendukung di destinasi wisata utama. Hal ini dilakukan demi mengoptimalkan pengalaman berwisata masyarakat, sebagaimana dilansir dari Medcom.

"Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal," kata Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Di Candi Prambanan, pengecekan menyasar loket wisatawan nusantara dan mancanegara untuk memastikan efisiensi pembelian tiket. Peninjauan juga dilakukan pada titik jemput kereta buggy, Museum Candi Prambanan, serta Lapangan Brahma yang menjadi lokasi Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Selesai dari kompleks candi, rombongan bertolak menuju pusat kota untuk memeriksa fasilitas pelayanan di Stasiun Tugu Yogyakarta. Beberapa fasilitas yang dipantau meliputi sistem face recognition, stasiun air minum gratis, penitipan barang, area bermain anak, klinik, hingga ruang laktasi.

Pihak kementerian mengapresiasi kesiapan para pengelola dalam menghadirkan inovasi layanan publik yang berkualitas di kawasan tersebut.

"Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat," kata Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI telah menyiapkan strategi berupa penambahan armada, optimalisasi rangkaian kereta, dan penambahan petugas lapangan. Pada angkutan Lebaran 2026, KAI mencatat pertumbuhan volume penumpang sebesar 8 persen menjadi lebih dari 5 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Guna mendongkrak pergerakan wisatawan domestik, Kementerian Pariwisata turut meluncurkan kampanye "Liburan Cara Baru" dengan berbagai opsi perjalanan keluarga. Kemenpar juga menyediakan asisten digital berbasis kecerdasan buatan bernama MaIA di platform Indonesia.travel sebagai pemandu rencana perjalanan wisata.

Artikel terkait

Rekomendasi