Mills Meluncurkan Koleksi Perlengkapan Olahraga Terbaru Periode Fall Winter 2026

Mills Meluncurkan Koleksi Perlengkapan Olahraga Terbaru Periode Fall Winter 2026

Produsen perlengkapan olahraga lokal Mills resmi meluncurkan koleksi produk terbaru untuk periode Fall/Winter 2026 di Hotel Aston Jakarta pada Selasa (19/5/2026). Dilansir dari Medcom, peluncuran ini menandai pengenalan teknologi anyar sekaligus perluasan kategori perlengkapan ke berbagai cabang olahraga baru.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan mitra bisnis dari beragam wilayah, pelaku industri olahraga, komunitas, serta figur publik. Manajemen memastikan bahwa seluruh koleksi teranyar ini siap didistribusikan ke pasar dalam waktu dekat.

"Hari ini kami mengadakan product launching untuk produk-produk terbaru yang akan dipasarkan pada Juli sampai Desember 2026. Koleksi ini kami sebut Fall/Winter Collection," ujar Tjia Kong Hau, CEO Mills.

Perusahaan berfokus pada inovasi berkelanjutan demi memuaskan kebutuhan para atlet dan pencinta olahraga di tanah air. Salah satu inovasi yang ditonjolkan adalah pembaruan pada sepatu lari Hypercharged yang kini dilengkapi teknologi carbon plate.

"Untuk kategori running, produk unggulan kami tetap Hypercharged. Beratnya sekitar 150 gram untuk size 42 dan sudah menggunakan carbon plate," kata pria yang akrab disapa Ahau itu.

Sepatu running tersebut telah mencatatkan prestasi internasional setelah seorang pelari marathon binaan Mills meraih personal best di Boston Marathon. Atlet wanita itu juga sukses mengukuhkan diri sebagai pelari Indonesia tercepat kedua di ajang tersebut.

Strategi pasar dijalankan dengan membagi produk ke dalam beberapa tingkatan harga untuk menjangkau semua segmen konsumen. Produk ekonomi dijual mulai dari harga Rp399 ribu, sedangkan varian premium dipasarkan hingga kisaran Rp2,5 juta.

"Produk kami punya beberapa tier. Jadi masyarakat bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget masing-masing," jelas Ahau.

Ekspansi ke cabang olahraga lain terus dilakukan sebagai perwujudan ambisi jangka panjang brand. Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa setiap produk baru wajib melewati tahap riset yang ketat sebelum dilepas ke publik.

"Kami ingin memberikan pengalaman produk seluas mungkin untuk berbagai cabang olahraga. Tapi semua produk Mills harus melalui proses research and development yang mendalam," tutur Ahau.

Melalui perluasan ini, Mills menargetkan diri untuk menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam pemenuhan perlengkapan olahraga sehari-hari.

"Harapan kami, kalau masyarakat ingin olahraga, mereka langsung ingat Mills," ucap Ahau.

Di sisi lain, kolaborasi antara Mills dengan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kini telah memasuki musim kedua. Kerja sama ini mendapatkan respons positif karena berhasil menggantikan peran apparel dari brand luar negeri yang digunakan sebelumnya.

"Sekarang dengan Mills semuanya lebih sat-set. Apa yang dibutuhkan atlet bisa terpenuhi dalam satu sampai dua hari. Tidak ada komplain dari atlet karena semua kebutuhan terpenuhi," ujar Aang Sunadji, Head of Creative, Design and Communication NOC Indonesia.

NOC Indonesia mengonfirmasi bahwa desain pakaian olahraga terbaru untuk Asian Games saat ini sedang digarap bersama Mills. Sebelumnya, desain perlengkapan kontingen Indonesia sempat menarik perhatian negara-negara pesaing pada ajang Asian Winter Games.

"Ini menjadi kebanggaan karena produk Indonesia bisa membuat kontingen lain iri dengan desain yang kita pakai," katanya.

NOC Indonesia berharap Mills terus meningkatkan proses riset produk ke depan. Fokus riset tersebut terutama diarahkan pada cabang olahraga yang membutuhkan penanganan khusus pada jersei guna mendukung kenyamanan para atlet di ajang internasional.

Artikel terkait