Penjualan kendaraan listrik di bawah naungan Indomobil Group mencatatkan kontribusi signifikan hingga melampaui separuh dari total bisnis perusahaan pada pameran Indomobil Expo di Jakarta yang berlangsung sejak Selasa, 5 Mei 2026. Lonjakan ini didorong oleh semakin beragamnya portofolio merek elektrifikasi di pasar domestik.
Chief Executive Officer Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengungkapkan bahwa capaian ini telah melewati target yang diperkirakan sebelumnya oleh manajemen perusahaan. Ekspansi merek seperti Changan, Citroën, GAC Aion, JAC Motors, hingga Maxus memperkuat dominasi unit listrik tersebut.
"(Kontribusi mobil listrik) cukup banyak ya. Di atas setengah, (sudah) di atas 50 persen lah," ujar Santiko, Selasa (5/5/2026).
Pertumbuhan ini menandakan pergeseran preferensi konsumen dari mesin konvensional ke teknologi ramah lingkungan, sejalan dengan peningkatan pasar nasional. Dilansir dari Otomotif, merek-merek besar seperti Mercedes-Benz, Kia, Nissan, dan Volkswagen juga mulai beralih fokus pada lini elektrik.
Data kuartal I-2026 menunjukkan performa pasar kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) secara nasional yang sangat progresif. Tercatat sebanyak 33.150 unit mobil listrik terjual di Indonesia dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Angka tersebut merepresentasikan kenaikan sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Saat ini, pangsa pasar mobil listrik telah mencapai 15,9 persen dari keseluruhan total penjualan otomotif di Indonesia.
Persaingan di sektor ini semakin kompetitif dengan kehadiran berbagai produsen baru, termasuk dominasi BYD pada akhir tahun 2025. Indomobil sendiri telah mengantisipasi persaingan di segmen harga terjangkau melalui peluncuran model Changan Lumin untuk memperkuat posisi pasar perusahaan.
Pameran Indomobil Expo 2026 yang digelar di Senayan City ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Mei 2026 mendatang.