Mobil Listrik dan Hybrid Bekas Mulai Diminati di Balai Lelang

Mobil Listrik dan Hybrid Bekas Mulai Diminati di Balai Lelang

Pasar kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia mulai memperlihatkan geliat pertumbuhan yang menjanjikan pada industri balai lelang sepanjang Kuartal I/2026.

Meskipun jumlahnya belum mendominasi jika dibandingkan dengan kendaraan konvensional, volume unit elektrifikasi yang masuk serta terjual di balai lelang mengalami kenaikan signifikan.

Dilansir dari Otomotif, Chief Operating Officer JBA Indonesia, Deny Gunawan, mengungkapkan adanya pertumbuhan positif pada sektor kendaraan ramah lingkungan ini.

"Pada Kuartal I/2026 ini, jumlah kontribusi mobil listrik dan hybrid mengalami peningkatan hingga 7 persen dibandingkan kuartal I/2025," ujar Deny Gunawan pada Rabu (13/5/2026).

Walaupun secara akumulatif kontribusinya masih berada di bawah angka 5 persen bagi bisnis lelang JBA Indonesia, namun antusiasme konsumen tetap terjaga.

"Kontribusi mobil listrik dan hybrid terhadap bisnis lelang JBA Indonesia masih di bawah 5 persen. Meskipun demikian, peminat mobil hybrid dan listrik selalu ada, terutama di area Jakarta," kata dia.

Kondisi ini menjadi indikator kuat bahwa kendaraan bertenaga baterai dan hybrid perlahan mulai memperoleh kepercayaan di pasar mobil bekas melalui kanal lelang.

Deny menjelaskan bahwa kenaikan tersebut juga mencerminkan mulai terbentuknya ekosistem pasar kendaraan elektrifikasi bekas, khususnya di wilayah metropolitan.

Namun demikian, kendaraan bermesin pembakaran internal atau konvensional tercatat masih memegang kendali pasar yang sangat besar hingga saat ini.

"Pada Kuartal I/2026, penjualan mobil konvensional masih mendominasi lebih dari 98 persen di lelang JBA Indonesia, penjualan mobil hybrid dan listrik masih menjadi pasar yang niche di industri lelang," ucap Deny.

Meski pangsa pasarnya tergolong spesifik atau niche, efektivitas penjualan unit elektrifikasi tersebut menunjukkan tren yang lebih baik daripada periode tahun lalu.

"Meski demikian, penjualan mobil hybrid dan listrik juga mulai produktif di lelang dibandingkan Kuartal I/2025," ujarnya.

Pergeseran minat pembaca dan konsumen otomotif ini ditengarai akibat populasi mobil listrik serta hybrid yang semakin jamak ditemui di jalan raya.

Faktor lain yang mendorong tren ini adalah kehadiran berbagai model baru yang lebih bervariasi serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar.

Artikel terkait

Rekomendasi