Mobil Listrik Pertama Ferrari Menuai Gelombang Kritik

Mobil Listrik Pertama Ferrari Menuai Gelombang Kritik

Ferrari menuai gelombang kritik setelah memperkenalkan mobil listrik pertamanya yang diberi nama Ferrari Luce. Peluncuran kendaraan ini langsung memicu pro dan kontra di internet.

Sorotan publik muncul bukan hanya karena statusnya sebagai mobil listrik perdana dari pabrikan tersebut. Desain mobil ini juga digarap oleh mantan kepala desain Apple, Jony Ive, seperti dilansir dari Tekno.

Kendaraan tersebut dikembangkan bersama LoveFrom, firma desain milik Jony Ive dan Marc Newson. Kedua perancang itu sebelumnya dikenal luas melalui deretan produk Apple seperti iPhone, iMac, dan iPad.

Sebagian penggemar menilai Ferrari Luce terlalu jauh meninggalkan identitas klasik merek asal Italia tersebut yang biasanya dikenal sebagai mobil sport agresif bermesin bensin. Di media sosial, bentuk fisik mobil ini bahkan dibandingkan dengan vacuum cleaner, sandal karet, hingga mobil kontroversial Fiat Multipla.

Kritikan tajam juga datang dari internal pabrikan. Mantan CEO Ferrari, Luca di Montezemolo, turut memberikan pandangannya terkait arah desain baru ini.

"Mencatatkan sejarah baru memang penting, namun desain ini berisiko menghancurkan legenda Ferrari yang sudah dibangun puluhan tahun."

Ferrari Luce tampil berbeda karena hadir sebagai kendaraan listrik empat pintu dengan kapasitas lima penumpang. Konsep ini mendobrak tradisi coupe dua pintu yang menjadi ciri khas Ferrari klasik.

Secara estetika, Luce mengusung pendekatan minimalis. Bagian interior dipenuhi material aluminium CNC, layar digital berukuran besar, serta kombinasi tombol fisik dan antarmuka sentuh yang terinspirasi filosofi Apple.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa platform EV memungkinkan rancangan kendaraan yang lebih luas, nyaman, dan futuristis dibanding mobil sport tradisional. Kendaraan ini disiapkan sebagai simbol era baru pabrikan dalam dunia elektrifikasi.

Dikutip dari Reuters, manajemen Ferrari menganggap model Luce sebagai statement product untuk memperkenalkan arah masa depan perusahaan. Meski menuai kontroversi, perusahaan menyatakan tetap percaya diri dengan strategi elektrifikasi tersebut.

Namun, respons pasar menunjukkan dinamika tersendiri setelah peluncuran resmi dilakukan. Saham Ferrari sempat mengalami penurunan sekitar 8 persen karena investor khawatir kendaraan ini tidak diterima oleh penggemar loyal.

Ferrari Luce dijadwalkan mulai masuk jalur produksi pada 2026. Model ini akan menjadi bagian penting dari seluruh strategi jangka panjang perusahaan di era transisi energi.

Artikel terkait

Rekomendasi