Modena Group melalui anak perusahaannya, Mologiz, resmi memulai transformasi operasional dengan beralih ke penggunaan kendaraan listrik pada Selasa (5/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan serta memperkuat ekosistem bisnis yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.
Peralihan armada dari kendaraan berbasis diesel ke elektrik (EV) ini dilaporkan telah berlangsung secara bertahap sejak Desember 2025. Hingga saat ini, lebih dari 20 persen armada operasional Mologiz telah menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas pengiriman barang.
Executive Vice President and Chief Sustainability Advisor Modena, Nicole Jizhar menjelaskan bahwa inovasi ini dihadirkan sebagai solusi yang mempermudah hidup sekaligus mendukung keberlanjutan. Fokus perusahaan mencakup transformasi internal hingga perubahan perilaku konsumen secara luas.
"Tahun ini, upaya tersebut kami perkuat tidak hanya melalui transformasi internal, tetapi dengan membangun perubahan bersama ekosistem yang lebih luas. Mulai dari operasional bisnis, perluasan akses terhadap kebutuhan dasar, hingga mendorong perubahan perilaku konsumen,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (5/5/2026).
Implementasi teknologi ramah lingkungan ini diklaim memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi. Dilansir dari Otomotif, transisi armada Mologiz tersebut mampu memberikan pengurangan emisi logistik hingga mencapai angka 50 persen dibandingkan penggunaan mesin konvensional.
Mologiz sendiri merupakan platform logistik modern milik Modena Group yang berfungsi mempertemukan pihak pengirim (shipper) dengan penyedia jasa logistik (transporter). Salah satu unit yang diandalkan dalam operasional ini adalah model pikap ringkas Foton eTruck Mate.
Secara teknis, kendaraan listrik yang digunakan memiliki dimensi panjang 4.670 mm dengan panjang ruang kargo mencapai 3.050 mm. Truk ini dirancang dengan desain sederhana yang dilengkapi lampu halogen, Daytime Running Light (DRL), serta lampu kabut untuk menunjang keamanan berkendara.
Berdasarkan spesifikasi pabrikan, Foton eTruck Mate memiliki Gross Vehicle Weight (GVW) sebesar 2.540 kg. Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 38,64 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 220 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan standar NEDC.
Performa mesin didukung oleh motor listrik yang menghasilkan tenaga rata-rata 30 kW atau 40,2 TK dengan capaian puncak (peak) sebesar 60 kW atau setara 80,4 TK. Sementara itu, torsi yang dihasilkan mulai dari 100 Nm hingga maksimal 220 Nm dengan harga jual di kisaran Rp 370 jutaan.