Sebuah mobil Toyota HiAce tahun 2018 diubah tampilannya menjadi bertema permainan klasik Pac-Man oleh pemiliknya yang merupakan seorang dokter spesialis bernama Tony. Kendaraan operasional yang awalnya milik perusahaan kurir internasional DHL tersebut kini menarik perhatian di jalan raya setelah mengalami perombakan besar, seperti dilansir dari Otomotif Kompas.com pada Sabtu (23/5/2026).
Kendaraan niaga tersebut didapatkan oleh pemiliknya melalui proses lelang pada tahun 2024. Keputusan untuk melakukan modifikasi muncul karena bentuk kendaraan dinilai unik, meskipun tujuan awal pembelian sebenarnya difungsikan untuk mengangkut barang operasional.
"Dulunya mobil operasional DHL, tapi akhirnya dilelang. Mobil tahun 2018 ini saya beli di tahun 2024. Tadinya memang beli untuk kebutuhan operasional bawa barang, tapi setelah dilihat-lihat kok lucu bentuknya, akhirnya diputuskan untuk dimodifikasi saja," ujar Tony, pemilik kendaraan.
Konsep visual dari modifikasi ini berkiblat pada kendaraan Non-Playable Character (NPC) yang terdapat di dalam gim balap populer Wangan Midnight Maximum Tune (WMMT). Penerapan desain livery Namco serta karakter Pac-Man sengaja dipilih agar mobil tampil menonjol.
"Konsepnya memang terinspirasi dari mobil NPC di gim WMMT, tujuannya agar eye-catching di jalan. Uniknya di bagian tampilan liver Namco dan Pac-Man itu," kata Tony.
Proses perombakan ini memakan biaya sekitar Rp 100 jutaan dan masih terus berjalan karena kendala kelangkaan komponen di Indonesia. Perubahan sektor eksterior meliputi penambahan tangga belakang, spion tanduk OEM, spion parkir belakang OEM, side visor orisinal, serta penggunaan pelek ring 15 milik Hilux dengan ban Yokohama Geolandar G15.
Sektor performa mesin juga ditingkatkan melalui konversi transmisi menjadi matik, pemasangan intercooler beserta piping, downpipe yang lebih besar, serta optimalisasi stage 2 tuning. Area interior turut dirombak menggunakan setir Nardi, shift knob GReddy, jok Recaro, speedometer JDM, head unit Nakamichi, dan lapisan dashboard mat.