Seorang pemilik kendaraan bernama Alfayet mengubah tampilan mobil keluarga Toyota Veloz lansiran 2023 non-TSS miliknya menjadi lebih ceper dengan gaya kombinasi antara aliran stance dan clean look di Jakarta Pusat pada Sabtu (16/5/2026).
Proses modifikasi kendaraan tersebut dilakukan sekitar dua bulan setelah mobil dibeli dengan tujuan agar tetap nyaman saat digunakan untuk mobilitas sehari-hari, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
"Konsepnya sebenarnya sukanya stance, cuma orang pada billing ‘Oh clean mobilnya diginiin’ gitu. Jadi bisa stance, bisa clean look lah gitu," ujar Alfayet.
Sektor kaki-kaki menjadi bagian yang paling banyak mengalami perubahan signfikan demi mengejar tampilan bodi yang rendah mendekati tanah.
"Kaki-kaki pakai airsus dari Air Power Suspension. Shock-nya custom depan belakang. Pakai balon dua titik manajemen," kata Alfayet.
Penggantian komponen juga menyasar bagian roda dengan menggunakan pelek produk BBS LM yang memiliki ukuran lebar berbeda antara bagian depan dan belakang.
"Untuk peleknya pakai BBS LM, depan lebar 8, belakang lebar 9,5, ET-nya minus pokoknya," ujar Alfayet.
Pelek berdiameter lebar tersebut dibalut menggunakan ban merk Accelera PHI-R ukuran 205/40 untuk roda depan, sementara bagian roda belakang memakai ban ban Accelera Alpha ukuran 215/35.
Bagian fender luar mobil juga ikut diubah bentuknya oleh Alfayet menjadi lebih rata guna menghilangkan lekukan bawaan pabrik agar eksterior terkesan lebih rapi.
"Jadi kan kalau Veloz standar itu bagian fendernya kayak ada lekukan gitu ke dalam. Ini sama saya diratain. Jadi enggak kayak mobil bapak-bapak banget," kata Alfayet.
Komponen ornamen eksterior seperti side skirt dan area depan yang aslinya berwarna silver atau hitam kini dicat ulang dengan warna putih yang senada dengan warna bodi mobil tanpa memasang bodikit tambahan.
"Terus dicat juga side skirt-nya, aslinya kan berwarna hitam atau silver gitu, terus saya cat jadi putih. Terus bagian depan juga ada aksen silver-nya, saya cat juga jadi warna putih. Jadi enggak pakai bodikit," ujar Alfayet.
Fasilitas penunjang akomodasi berupa tempat penyimpanan barang bermerek Thule Motion 3 turut dipasang pada bagian atap mobil untuk mendukung aktivitas perjalanan jauh.
"Terus aku tambahin Thule Motion 3. Tambahan roof box. Ini kan ada yang Motion 1, kalau Motion 1 itu kan yang agak slim. Nah ini yang Motion 3-nya," kata Alfayet.
Area kabin atau interior mobil tidak mengalami banyak ubahan kosmetik dan hanya mendapatkan penggantian material pembungkus tempat duduk menggunakan bahan kulit.
"Interior sih cuma nambah kulit jok saja. Jadi lebih mainnya di eksterior," ujar Alfayet.
Ketika dimintai keterangan mengenai total biaya yang dihabiskan untuk membeli seluruh komponen modifikasi tersebut, Alfayet tidak merinci nominal pastinya.
"Ya bisa dapat Brio bekas lah," kata Alfayet.